Buka konten ini

BALATONFOKAJAR (BP) – Francesco Bagnaia sempat mengungkapkan rasa frustasinya usai finis kedelapan di Austria pekan lalu. Kepada DAZN, juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 itu menyebut jika dia “kehabisan kesabaran” dengan motor Ducati GP25.
Meski begitu, Pecco -sapaan akrabnya- tetap mendapat dukungan. Salah satunya dari rekan satu tim Marc Marquez. Dengan pengalaman yang dimiliki, Marc percaya Pecco bisa segera mengatasi masalah.
“Di MotoGP, ketika kepercayaan diri menurun, kami bisa kehilangan 0,03 atau 0,04 detik di setiap titik pengereman, dan di akhir putaran, itu bisa jadi 0,2 detik. Pecco sedang dalam fase di mana dia perlu membangun kembali kepercayaan dirinya,” kata Marc jelang balapan di Sirkuit Balaton Park, Hungaria akhir pekan ini dikutip dari Motorsport.
“Tapi, kita lihat di hari Jumat di Austria, dia adalah yang tercepat. Pecco tetaplah Pecco, bagaimanapun dia sudah dua kali juara dunia, dan dia akan kembali ke performa terbaiknya, cepat atau lambat,” ucap Marc.
Bagnaia sendiri sudah menarik komentarnya di Austria. Dia menegaskan akan berkomitmen dengan Ducati. “Salah satu kelemahan saya adalah, saya selalu mengatakan apa yang saya pikirkan,” kata Bagnaia. “Terkadang itu bagus, tapi kadang juga buruk. Setelah akhir pekan yang sangat buruk, langsung diwawancarai bukanlah ide yang baik,” bebernya.
Pecco juga membantah rumor ingin meninggalkan Ducati. Meski kontraknya akan berakhir pada akhir musim depan. “Itu bukan sesuatu yang saya pikirkan. Jika saya bisa bertahan, saya akan bertahan. Jika tidak, saya akan mencoba ke tempat lain. Tapi prioritas saya adalah menang lagi dengan motor dan tim saya sekarang,’’ tegasnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG