Buka konten ini

NONGSA (BP) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 resmi ditutup Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Kaveling Sambau IV, Kecamatan Nongsa, Kamis (21/8). Selama sebulan penuh, sebanyak 150 personel gabungan TNI, Polri, dan masyarakat bahu-membahu membangun infrastruktur dan menjalankan program nonfisik untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0316/Batam, atas keberhasilan menyukseskan program tahunan tersebut. Menurutnya, TMMD bukan hanya soal pembangunan infrastruktur.
“Ini adalah wujud nyata sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong,” ujarnya.
Manfaat program ini langsung dirasakan masyarakat. Salah satunya lewat pembangunan jalan sepanjang 1,5 kilometer. Jika sebelumnya warga harus melewati jalan berlumpur saat hujan, dan penuh debu ketika panas, kini akses lebih lancar.
“Anak-anak bisa berangkat sekolah tanpa hambatan,” kata Amsakar menirukan ucapan warga saat meninjau lokasi.
Ia menegaskan, substansi TMMD adalah membuka akses dan memperkecil kesenjangan antarwilayah. Karena itu, ia berharap program ini terus berlanjut tiap tahun agar pemerataan pembangunan di Batam semakin cepat terealisasi.
Komandan Korem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Bambang Herqutanto, menyebut TMMD merupakan program TNI AD untuk membantu percepatan pembangunan, baik di perkotaan maupun di pinggiran.
“Di Batam, sasaran fisik seperti semenisasi jalan sepanjang 1.591 meter selesai 100 persen sesuai target. Begitu juga pembangunan pos kamling dan perbaikan rumah ibadah,” ungkapnya.
Selain pembangunan fisik, TMMD ke-125 juga menghadirkan kegiatan nonfisik, mulai dari penyuluhan kesehatan, sosialisasi wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan gratis, hingga bantuan sosial.
“Sinergi dengan pemerintah daerah harus terus dipertahankan. Kami siap mendukung percepatan pembangunan di Kepri,” tambah Bambang.
Sebelumnya, Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) juga meninjau lokasi untuk memastikan program berjalan sesuai rencana. Tim turut menyerahkan bantuan sembako, bantuan untuk anak stunting, menggelar pasar murah, serta menanam pohon.
Komandan Satgas TMMD sekaligus Dandim 0316/Batam, Letkol Arh Yan Eka Putra, menyampaikan terima kasih kepada Forkopimda, tokoh masyarakat, dan warga yang ikut berpartisipasi.
“Kesuksesan TMMD ini adalah hasil kerja bersama. Sinergi inilah yang ingin terus kita jaga,” ucapnya.
TMMD ke-125 di Batam merupakan bagian dari pelaksanaan program triwulanan yang digelar secara bergilir di wilayah Korem 033/WP. Sebelumnya berlangsung di Natuna dan Karimun, dan berikutnya direncanakan di Tanjungpinang. (*)
Reporter : Yashinta
Editor : RATNA IRTATIK