Buka konten ini

MASON (BP) – Carlos Alcaraz meraih gelar Cincinnati Open untuk pertama kali dalam kariernya pada Selasa (19/8). Petenis 22 tahun itu mengungguli Jannik Sinner yang mundur di menit ke-23 karena sakit. Sinner, yang memang dalam kondisi tidak fit, tampak keteteran bermain di tengah kondisi cuaca 31 derajat celcius dengan kelembapan 57 per-sen.
Alcaraz unggul 5-0 di set pertama saat Sinner memutuskan mundur. Petenis asal Spanyol itu kemudian tampak menghampiri Sinner, berusaha menghibur rival utamanya musim ini.
“Turut bersedih untuk Jannik. Tidak ada yang suka menang hanya karena lawannya mundur, apalagi di final seperti ini. Semoga cepat pulih,” kata Alcaraz lewat media sosial X.
Gelar di Cincinnati itu adalah titel ATP Masters 1000 ke-8 bagi Alcaraz. Hasil itu juga mengakhiri rekor Sinner yang telah meraih 26 kemenangan beruntun di lapangan keras. Meski begitu, Sinner untuk sementara masih bertahan di puncak ranking ATP.
Pulihkan Kondisi untuk AS Terbuka
Sinner mengungkapkan bahwa dia merasa kurang sehat sejak hari Minggu. Dia pun meminta maaf kepada penonton yang hadir, karena tidak bisa memberikan pertandingan final layak tonton.
“Saya pikir kondisi saya akan membaik malam ini, tapi justru memburuk,” kata Sinner kepada penonton dikutip dari The Guardian.
Setelah laga, Sinner menjelaskan jika dia butuh waktu pemulihan sebelum menghadapi AS Terbuka (US Open). Dengan begitu, Sinner hampir pasti absen di nomor ganda campuran AS Terbuka. Berpasangan dengan Kate-rina Siniakova, dia dijadwalkan untuk menghadapi Alexander Zverev/Belinda Bencic pada Rabu (20/8) dini hari ini. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG