Buka konten ini

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berencana mengajukan pinjaman dana ke Bank Riau Kepri (BRK) Syariah senilai Rp110 miliar pada 2026. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan gedung poliklinik kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib (RSUD RAT).
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyatakan langkah pinjaman ini merupakan alternatif pembiayaan akibat keterbatasan kondisi keuangan daerah.
‘‘Nanti akan minta persetujuan DPRD untuk meminjam dana ke Bank Riau Kepri Syariah, untuk tahun depan,’’ kata Ansar, Selasa (19/8).
Gedung baru RSUD RAT ini nantinya akan difokuskan untuk ruang rawat inap dan instalasi gawat darurat (IGD). Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan layanan kesehatan masyarakat, khususnya dengan menambah dokter spesialis.
Ansar menegaskan, setelah fasilitas lengkap, masyarakat Kepri tidak perlu lagi berobat ke luar daerah maupun luar negeri seperti Malaysia, sehingga bisa menghemat biaya pengobatan.
‘‘Jika sudah lengkap, warga tak perlu lagi berobat ke luar daerah hingga luar negeri, dengan mengeluarkan biaya besar,’’ pungkasnya. (***)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : iman wachyudi