Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Tunggal putri bulu tangkis Indonesia Putri Kusuma Wardani alias Putri KW tampil dalam Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025 di Paris pada 26–31 Agustus nanti di jajaran top ten. Tunggal putri bulu tangkis Indonesia itu menempati ranking kesembilan BWF. Status yang membuat Putri berada dalam dua sisi berbeda.
Di satu sisi, Putri dituntut waspada karena lawan yang memiliki ranking lebih baik bakal memperhitungkannya. Untuk lawan dengan ranking di bawah Putri, bakal termotivasi untuk mengalahkannya.
”Di sisi lain, aku tidak terbebani karena menghadapi siapa pun lawannya, aku harus tetap waspada,” kata Putri.
Harus Lebih Kompetitif
Seiring berada di jajaran top ten, Putri ingin lebih kompetitif saat menghadapi pemain top ten lainnya. Pengalaman saat menghadapi tunggal nomor satu Tiongkok Wang Zhiyi di perempat final Japan Open bulan lalu (18/7) jadi patokan Putri. Saat itu, Putri yang memenangi game pertama akhirnya kalah 22-20, 17-21, 16-21).
”Menurutku, permainan saat melawan Wang Zhiyi itu sudah cukup kompetitif. Gap-nya tidak besar,” ucapnya.
Dari pengalaman menghadapi lawan top ten, Putri banyak belajar dari sisi pikiran dan konsistensi. ”Cara bermain stabil dan bisa menahan untuk tidak keluar emosinya,” jelasnya.
Hadapi Pebulutangkis Hongkong
Dalam kejuaraan dunia, Putri menghadapi pebulutangkis Hongkong Happy Lo Sin Yan. Menurut Putri, Happy pemain yang cukup bagus meski menempati ranking ke-50 BWF. ”Aku tidak boleh menyepelekan lawan,” tegasnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG