Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepri menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT) ke-80 RI di halaman Kanwil Kemenag Kepri Km. 15 Tanjungpinang, Minggu (17/8). Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kemenag Kepri, Edi Batara.
Pada kesempatan itu, Edi Batara menyampaikan amanat Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. ia mengajak seluruh peserta upacara untuk senantiasa bersyukur atas kemerdekaan yang telah diupayakan para pahlawan bangsa.
Menurutnya, Indonesia kini semakin diperhitungkan di mata dunia sebagai negara trendsetter, bukan lagi pengikut.
Meskipun demikian, ia mengingatkan agar bangsa Indonesia tidak lengah dalam menghadapi tantangan global yang kompleks. Secara khusus, Edi Batara menyoroti posisi strategis Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
”Dengan kekuatan sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, sekitar 14 persen berada di Provinsi Kepulauan Riau yang menjadi pelopor kedaulatan Negeri dan kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Mantan Kepala Seksi Bimas Kemenag Kepri tersebut juga menyampaikan bahwa Kepri adalah miniatur Indonesia yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan. Ia mengutip ungkapan Presiden Prabowo Subianto, ”Seribu teman terlalu sedikit, dan satu musuh terlalu banyak,” sebagai cerminan semangat kebersamaan masyarakat Kepri.
Peringatan kemerdekaan tahun ini mengusung tema ”Bersatu berdaulat, rakyat sejahtera, Indonesia maju”. Edi Batara menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan para pahlawan yang menekankan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa.
Sebagai pewaris kemerdekaan, ia mengajak masyarakat Kepri untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan berbuat dan bergerak melaksanakan percepatan pembangunan.
”Kita sudah berhasil menghantarkan Provinsi Kepulauan Riau ke arah kemajuan tersebut,” kata Edi Batara.
Keberhasilan tersebut, menurutnya, dibuktikan dengan berbagai capaian gemilang, seperti, pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Sumatera pada Triwulan II 2025, mencapai 7,14 persen. Kemudian, indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi se-Sumatera, berada di angka 79,89 poin pada tahun 2024, dan peringkat III nasional setelah Provinsi Jakarta dan DIY.
“Angka kemiskinan terendah se-Sumatera, mencapai 4,44 persen pada Maret 2025. Kemudian Indeks Kerukunan Umat Beragama yang konsisten masuk 3 besar nasional,” jelasnya.
Lebih lanjut katanya, Indeks Ketimpangan Gender terendah se-Sumatera tahun 2024 sebesar 0,309 poin.
Berikutnya adalah Indeks Kebahagiaan Tertinggi ke-6 nasional 2021. Kemudian adalah PDRB per kapita yang meningkat menjadi Rp161,42 juta, setara dengan PDB Brasil dan melampaui Thailand.
Di akhir pidatonya, Edi Batara menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pembangunan dan rangkaian kegiatan bulan kemerdekaan.
Ia menekankan bahwa kemerdekaan bukanlah tanda untuk berhenti berjuang, melainkan tanda untuk berjuang lebih keras.
”Mari kita jadikan momentum ini, sebagai jejak tinta emas yang menegaskan bahwa kemerdekaan bukan sekadar sejarah, melainkan jiwa yang terus berkobar, menginspirasi generasi masa kini dan masa yang akan datang,” tutupnya.
Upacara dihadiri oleh ASN Kanwil Kemenag Kepri, ASN Kemenag Kota Tanjungpinang, ASN Kemenag Kabupaten Bintan dan kepala serta guru madrasah negeri di Tanjungpinang dan Bintan. Sementara, pasukan pengibar bendera merah putih adalah tim Paskibra MAN Tanjungpinang. Di momen upacara ini juga dilakukan penyerahan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 42 orang ASN Kemenag yakni, 2 orang 30 tahun masa pengabdian dan 40 orang 20 tahun masa pengabdian. (*)
Reporter : Jailani
Editor : iman wachyudi