Buka konten ini

BENGKONG (BP) – Puskesmas Tanjung Buntung terus menggencarkan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat, khususnya penderita penyakit kronis. Sabtu (17/8), kegiatan Prolanis kembali digelar di Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, dengan rangkaian senam sehat dan pemeriksaan kesehatan gratis.
Plt Kepala Puskesmas Tanjung Buntung, dr. Nazia Helni, mengatakan, kegiatan ini dirancang untuk mendorong pasien kronis lebih peduli terhadap kondisi tubuh mereka melalui olahraga rutin dan pemeriksaan kesehatan berkala.
“Peserta diajak senam bersama untuk menjaga kebugaran, lalu dilanjutkan pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat. Pemeriksaan ini kami lakukan bekerja sama Kimia Farma,” ujar dr. Nazia.
Ia menyebut hipertensi dan diabetes menjadi penyakit kronis yang paling banyak ditemui di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Buntung. Kedua penyakit ini erat kaitannya dengan gaya hidup, pola makan, serta kurangnya aktivitas fisik.
“Itu sebabnya senam Prolanis sangat penting. Dengan rutin bergerak, menjaga pola makan, dan mengikuti penyuluhan, masyarakat bisa mengendalikan penyakitnya lebih baik,” katanya.
Kegiatan ini menargetkan 80 peserta dari kader posyandu di 29 titik dan anggota klub jantung sehat. Namun, antusiasme masyarakat tinggi sehingga jumlah peserta melampaui target. Menariknya, para peserta kompak mengenakan seragam merah putih sebagai bentuk semangat menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia.
Dr. Nazia menegaskan, Prolanis akan dilaksanakan secara rutin setiap minggu. “Harapan kami, olahraga dan pemeriksaan kesehatan bisa menjadi gaya hidup masyarakat. Dengan begitu, penyakit kronis dapat dicegah sekaligus dikendalikan,” ujarnya.
Salah satu peserta, Ummy, mengaku senang bisa ikut. “Selain menambah kebugaran, kami juga tahu kondisi kesehatan secara gratis. Semoga kegiatan ini terus berlanjut, bahkan lebih sering turun ke masyarakat,” ucapnya.
Camat Bengkong, Fairuz, yang turut hadir, menilai Prolanis sangat tepat sasaran. “Manfaatnya besar karena pemeriksaan kesehatan gratis tidak memandang usia. Semua bisa ikut. Mari kita hidup sehat bersama-sama,” katanya.
Apresiasi juga datang dari Anggota DPRD Batam, Asnawati Atik. Ia menyebut program ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan.
“Dulu peserta hanya belasan orang. Sekarang jumlahnya bisa ratusan, terutama ibu-ibu lansia yang rutin ikut tiap minggu. Ini luar biasa dan harus terus dijalankan,” ujarnya.
Untuk menambah semangat, Asnawati turut membagikan doorprize kepada peserta beruntung. Suasana pun makin meriah dengan kekompakan warga yang hadir. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK