Buka konten ini
LONDON (BP) – Premier League musim 20252026 memperkenalan aturan baru. Yakni, kiper harus mendistribusikan bola sebelum delapan detik atau timnya akan dihukum sepak pojok. Kiper Burnley FC Martin Dubravka menjadi korban aturan baru saat menghadapi Tottenham Hotspur di Turf Moor pada Sabtu (16/8) malam.
Memang keteledoran Dubravka tidak secara langsung mengakibatkan gol dalam kekalahan tiga gol tanpa balas The Clarets, sebutan Burnley FC oleh Spurs. Akan tetapi, momen itu tentu sedikit konyol bagi Dubravka. Apalagi, kejadiannya berlangsung saat laga baru berjalan empat menit. Dubravka juga dalam upaya membangun kariernya lagi sebagai pemain baru The Clarets atau setelah 7,5 tahun menjadi bagian dari Newcastle United.
Aturan baru delapan detik itu menggantikan aturan sebelumnya yang hanya enam detik, tetapi hukumannya adalah tendangan bebas tidak langsung.
Dilansir dari Sky Sports, IFAB sebagai badan pembuat aturan sepak bola menilai kiper tak boleh memegang bola terlalu lama karena membuat lawan kehilangan kesempatan me-nguasai bola kembali. Sebab, kiper tak boleh diganggu saat memegang bola.
Aturan itu pun sudah disosialisasikan sejak Maret lalu meski sejatinya sudah dikeluarkan sejak 10 tahun lalu. Beberapa operator liga sempat menolaknya, tetapi Premier League menerimanya.
Sejauh ini, aturannya banyak tidak dilakukan dan memang harus ada efek jera. Kami akan coba terus menerapkannya, ucap Patrick Nelson, salah satu anggota dewan IFAB.
Hanya, beberapa pihak mempertanyakan alasan perubahan aturan. Apa yang salah dengan aturan lama yang memberi kiper waktu enam detik dengan hukuman tendangan bebas tidak langsung?, kata Wakil Chairman West Ham Karren Brady kepada The Sun. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG