Buka konten ini

ANAMBAS (BP) – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar berusia tujuh tahun ke atas yang merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto belum dirasakan siswa-siswi di Kabupaten Kepulauan Anambas. Padahal, program ini telah berjalan di Tanjungpinang, Bintan, dan Batam.
‘‘Kami iri melihat daerah lain yang langsung cepat tanggap. Begitu diinstruksi Presiden, mereka langsung bergerak,” ujar seorang pelajar SMA di Anambas yang enggan disebut namanya, Senin (11/8).
Ia berharap program ini segera hadir di Anambas. “Kami tak sabar ikut cek kesehatan,’’ sambungnya.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Anambas, Satrio Pratama, membenarkan pelaksanaan program belum dimulai. Menurutnya, pihaknya masih melakukan konsolidasi tenaga kesehatan dan pemantapan peralatan medis. “Insya Allah pekan ketiga Agustus kita laksanakan,” ujarnya.
Satrio menjelaskan, tenaga kesehatan dari 10 kecamatan akan mendatangi sekolah-sekolah di wilayah masing-masing. “Pelajar cukup menunggu di sekolah. Tidak perlu datang ke puskesmas,” katanya.
Pemeriksaan akan mencakup tes fisik, deteksi penyakit, hingga skrining kesehatan mental dan reproduksi sesuai usia dan jenis kelamin. Syaratnya hanya persetujuan orang tua.
Hingga kini, data sementara mencatat 2.468 pelajar akan mengikuti CKG, dan jumlah itu kemungkinan bertambah.
Kepala Puskesmas Tarempa, Afriyanti, menyatakan siap melaksanakan program tersebut. Pihaknya akan mendatangi 16 sekolah, mulai dari SD hingga SMA, termasuk pesantren. Meski kekurangan tenaga medis, ia menyiapkan jadwal bergilir agar petugas tidak kelelahan.
Namun, Afriyanti mengungkapkan bahwa alat skrining seperti stik darah untuk pemeriksaan gula dan kolesterol belum tersedia khusus untuk program ini. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO