Buka konten ini
BINTAN (BP) – Program cek kesehatan gratis (CKG) di Kabupaten Bintan yang bergulir sejak 17 Juli lalu tersendat di tengah jalan. Gangguan pada aplikasi pelaporan membuat program dari pemerintah pusat itu harus dihentikan sementara.
Kepala Dinas Kesehatan Bintan, Retno Riswati, mengatakan aplikasi dari Kementerian Kesehatan sedang dalam perbaikan. “Kemungkinan minggu ini sudah siap, sehingga cek kesehatan gratis bisa dilanjutkan,” ujarnya, Senin (11/8).
Retno menjelaskan, program CKG baru berjalan di Puskesmas Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara. “Sebelum terhenti, puskesmas ini telah menyasar 14 sekolah, terdiri atas 11 sekolah dasar, satu pondok pesantren, satu madrasah ibtidaiyah, dan satu sekolah luar biasa. Total cakupannya 1.342 anak,” kata Retno.
Target program ini cukup ambisius. Untuk tingkat sekolah dasar saja, Dinas Kesehatan Bintan mencatat ada sekitar 13.697 siswa yang menjadi sasaran. Namun, data untuk siswa sekolah menengah pertama dan atas belum dikirim oleh Dinas Pendidikan Bintan. “Data SMP dan SMA masih kami tunggu dari Disdik,” ujarnya.
Sementara itu, pelaksanaan CKG di 14 puskesmas lain masih menunggu aplikasi pelaporan rampung diperbaiki. Tanpa itu, pemeriksaan tak bisa dijalankan karena seluruh hasil pemeriksaan harus diunggah secara daring. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO