Buka konten ini

SEKUPANG (BP) – Harga daging sapi beku di sejumlah pasar tradisional di Kecamatan Sekupang mulai menunjukkan tren penurunan setelah sempat melonjak beberapa pekan terakhir. Namun, harga saat ini masih bertengger di atas harga normal, sehingga belum sepenuhnya meringankan beban belanja rumah tangga.
Di Pasar Victoria, Sekupang, harga daging beku kini berkisar Rp110 ribu per kilogram. Angka itu turun dari sebelumnya yang sempat menyentuh Rp130 ribu per kilogram. Namun, harga tersebut masih jauh di atas kisaran harga normal, yakni Rp85 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram.
“Stok daging sudah kembali normal, tapi pajaknya naik. Jadi harga tetap menyesuaikan dengan dari distributor,” ujar Andi, pedagang daging di pasar tersebut, Jumat (8/8).
Menurut Andi, penurunan harga kali ini dipengaruhi oleh mulai lancarnya pasokan dari distributor utama. Sebelumnya, harga tinggi disebabkan terbatasnya stok di tingkat pemasok, ditambah kenaikan beban pajak dan ongkos kirim.
Namun di sisi lain, harga beberapa komoditas sayuran dan bumbu dapur justru mengalami kenaikan. Di Pasar Victoria, harga cabai merah tembus Rp14 ribu per seperempat kilogram atau setara Rp56 ribu per kilogram. Padahal, dalam kondisi normal, harga cabai merah berada di kisaran Rp10 ribu hingga Rp11 ribu per seperempat kilogram.
“Kemarin sempat naik terus karena pasokan dari daerah pengirim terganggu. Sekarang stok sudah mulai ada, tapi harga belum banyak turun,” ujar Yuni, pedagang cabai.
Di Pasar Sungai Harapan, Sekupang, harga sayuran hijau seperti bayam juga ikut naik. Seorang pedagang menyebut bayam kini dijual Rp12 ribu per kilogram, lebih tinggi dari harga normal yang biasanya di bawah Rp10 ribu.
“Pemasok bilang ongkos kirim naik. Sayur juga cepat layu, jadi kalau telat kirim bisa rugi,” katanya.
Sementara di Pasar Mega Legenda, Batam Kota, harga daging beku juga berangsur turun dan menyentuh harga Rp110 ribu per kilogram. Harga itu turun antara Rp10-20 ribu per kilogram, namun masih dinilai cukup tinggi.
”Karena normalnya di kisaran Rp90 ribu per kilogram,” kata Dayat, warga Batam Kota usai berbelanja.
Pantauan Batam Pos di lapangan menunjukkan, meski harga daging beku mulai turun, beberapa kebutuhan pokok lainnya masih berada di atas harga rata-rata. Para pedagang berharap pasokan dari daerah pengirim dapat terus stabil, sehingga harga kembali normal secara bertahap.
“Kalau pasokan lancar, harga pasti ikut turun. Tapi kalau cuaca buruk atau ongkos kirim naik lagi, kami juga kesulitan,” kata Iwan, pedagang di Pasar Sungai Harapan.
Kondisi ini membuat sebagian warga di Sekupang lebih selektif saat berbelanja. Mereka mengutamakan kebutuhan mendesak dan membandingkan harga di beberapa pasar untuk mendapatkan barang yang lebih murah. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK