Buka konten ini

Karimun (BP) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Karimun memastikan bahwa pelayanan kepada peserta BPJS Kesehatan tetap berjalan normal, meski saat ini terjadi perubahan pada sistem klaim pembayaran dari tipe C menjadi tipe D.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD M Sani, Dedi Abrianto, menegaskan, perubahan tersebut bukan penurunan status rumah sakit, melainkan penyesuaian metode klaim sesuai dengan regulasi terbaru dari Kementerian Kesehatan.
Status rumah sakit masih tetap tipe C. Hanya sistem pembayaran klaim BPJS Kesehatan yang sementara berubah. Pelayanan kepada pasien tetap seperti biasa dan tidak ada pengaruh bagi peserta BPJS,’’ jelas Dedi kepada Batam Pos, Rabu (6/8).
Dedi menjelaskan, pihaknya telah melakukan penyesuaian jumlah tempat tidur menjadi 130 unit dari sebelumnya 158 unit. Penyesuaian ini dilakukan agar memenuhi persentase ideal untuk ruang ICU, yakni minimal 10 tempat tidur. Sebelumnya, RSUD M Sani hanya memiliki 5 tempat tidur ICU.
“Saat ini syarat itu sudah terpenuhi. Kami tinggal menunggu verifikasi dari Kementerian Kesehatan untuk mengembalikan sistem pembayaran BPJS seperti semula, yaitu tipe C,’’ tegasnya.
Selain itu, RSUD M Sani juga tengah meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh, mulai dari penambahan tenaga medis seperti dokter, perawat, hingga apoteker.
“Insya Allah, semua kami lakukan secara bertahap demi memberikan layanan kesehatan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Karimun,’’ ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Bupati Karimun, Rocky M. Bawole, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD M Sani. Ia ingin memastikan pelayanan rumah sakit tersebut tetap berjalan optimal di tengah perubahan sistem klaim BPJS.
“Dari hasil sidak, secara umum kebersihan sudah cukup baik. Hanya ada beberapa fasilitas yang memang perlu diperbarui,’’ kata Rocky.
Pemerintah Daerah Karimun, lanjutnya, mendukung penuh peningkatan layanan RSUD M Sani. Salah satunya melalui pembangunan gedung baru yang ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.
“Gedung baru itu nantinya bisa digunakan untuk menambah fasilitas penting, termasuk ruang ICU. Apalagi jumlah pasien rawat inap terus meningkat,’’ pungkas Rocky. (*)
Reporter : TRI HARYONO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO