Buka konten ini

MOGYOROD (BP) – Performa Max Verstappen dengan rekan setimnya di Red Bull Racing musim ini, Yuki Tsunoda, terlihat jomplang. Sampai F1 Hungaria pada Minggu (3/8), Verstappen telah meraih 187 poin dan berada di posisi ketiga klasemen pembalap. Sementara Tsunoda baru meraih 10 poin dan menempati peringkat ke-18 dari 21 pembalap.
Beberapa pakar menduga kesenjangan itu tercipta karena mobil RB21 memang dirancang khusus sesuai dengan gaya Verstappen. Namun, hal itu dibantah oleh pembalap Belanda tersebur. ”Dirancang untukku? Aku rasa itu tidak benar,” kata Verstappen dikutip dari Crash.
Yang jelas, menuju perte-ngahan musim F1 tahun ini, performa Red Bull semakin memburuk. Verstappen hanya finis kesembilan di Sirkuit Hungaroring. Sementara, Tsunoda finis di posisi 17, capaian terburuk pembalap Jepang tersebut musim ini.
”Sangat sulit untuk dijelaskan. Akhir pekan ini tidak ada yang berhasil. Di Spa (Francorchamps, sirkuit F1 Austria, red), kami menjalani akhir pekan yang jauh lebih kompetitif,” kata Verstappen soal balapan di Hungaroring.
”Aku tahu kami tidak selevel McLaren, yang telah bekerja dengan sangat baik tahun ini. Tetapi, (hasil) ini aneh bagi kami. Ini sesuatu yang perlu diselidiki,” lanjut juara dunia F1 empat tahun terakhir itu.
Menurut penasihat Red Bull Helmut Marko, mobil bukan satu-satunya penyebab kegagalan Red Bull di Hungaroring. Kesalahan strategi juga berperan. ”Satu pit stop akan lebih baik karena menyalip sangat sulit,” kata Marko dikutip dari Planet F1. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG