Buka konten ini

ATLANTA (BP) – Manchester United memang meraih gelar juara Premier League Summer Series 2025 kemarin (4/8). United mengungguli West Ham United, AFC Bournemouth, dan Everton dalam turnamen pramusim di Amerika Serikat tersebut. Meski begitu, masih ada PR (pekerjaan rumah) yang masih harus dibenah The Red Devils –julukan United – menghadapi musim baru Premier League mulai 15 Agustus mendatang.
Berkaca dari hasil seri 2-2 menghadapi Everton di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, kemarin, kapten United Bruno Fernandes memiliki sedikit catatan. ”Performa kami tidak terlalu bagus saat tidak me-nguasai bola. Kami agak malas dan kami harus menghindarinya karena kemalasan bisa datang kapan saja,” kata pembuka gol United pada menit ke-19 lewat titik penalti itu seperti dikutip dari Daily Mail.
Persaingan Antarpemain Belum Kompetitif
Kemalasan itu, menurut Fernandes, diakibatkan kurang kompetitifnya persaingan dalam tim. ”Kami membutuhkan lebih banyak kompetisi untuk para pemain yang ada di sini. Kami membutuhkan lebih banyak kualitas agar semua orang bisa lebih maju, untuk bisa bermain lebih keras, sehingga bisa masuk ke starting XI,” beber gelandang serang timnas Portugal tersebut.
Pernyataan Fernandes dibenarkan oleh tactician United, Ruben Amorim. ”Aku senang para pemain merasakan hal yang sama. Itu menunjukkan bahwa mereka memahami situasinya,” kata Amorim dilansir dari ESPN.
”Aku rasa momentum tur ini sempurna. Kami punya waktu beberapa pekan untuk berlatih dengan lingkungan yang baik,” imbuh pelatih yang musim lalu menangani Uni-ted pada pertengahan musim (per 11 November 2024) tersebut.
Lebih Disiplin, Bebas dari Toxic
Menghadapi musim keduanya di United, Amorim menerapkan pendekatan lebih disiplin. Pemain-pemain yang cenderung tidak disiplin seperti Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Alejandro Garnacho tidak diberi tempat. Rashford telah dipinjamkan ke FC Barcelona, sedangkan Sancho-Garnacho menjalani latihan terpisah dan tinggal menunggu klub peminat. Bek kiri Luke Shaw pun mengungkapkan bahwa saat ini ruang ganti United tidak lagi toxic.
”Kami punya aturan dan aturannya adalah tidak memperlakukan pemain seperti bayi. Itu bisa mengubah cara kami berlatih. Jika pemain tidak berlatih dengan benar, aku punya rekaman untuk kami tunjukkan (ke satu sama lain),” tutur pelatih berkebangsaan Portugal tersebut.
Bentuk Leadership Group
Selain itu, Amorim baru saja menunjuk leadership group baru dalam tim. Fernandes sebagai kapten akan dibantu lima pemain lainnya. Antara lain bek tengah Harry Maguire, bek kanan Diogo Dalot, bek tengah Lisandro Martinez, bek versatile Noussair Mazraoui, dan kiper Tom Heaton.
”Sekarang bukan hanya Bruno (Fernandes), bukan hanya Harry (Maguire). Sekarang ada enam orang. Mereka bertanggung jawab atas masalah yang musim lalu masih harus aku yang menanganinya,” jelas Amorim. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG