Buka konten ini
NAKHON RATCHASIMA (BP) – Timnas voli putri Indonesia menargetkan posisi runner up di SEA V League 2025. Namun, di putaran pertama, penampilan Megawati Hangestri dkk jauh dari kata memuaskan. Srikandi Indonesia menelan tiga kekalahan.
Terakhir, mereka ditaklukkan Filipina dengan skor 1-3 (20-25, 20-25, 25-16, 13-25) saat berhadapan di Korat Chatchai Hall, Nakhon Ratchasima, Thailand, Minggu (3/8). Hasil ini membuat timnas harus mengakhiri leg pertama dengan tanpa poin.
Manajer timnas voli putri Indonesia Luciana Taroreh menuturkan, pertandingan memang berpihak pada tim. “Filipina bermain sangat baik, dan kami harus akui masih ada beberapa hal yang perlu kami benahi. Khususnya pertahanan kami, konsistensi, komunikasi dan finishing,” akunya saat dihubungi.
Selain itu, eks peraih medali emas SEA Games edisi 1983 itu menuturkan, ada beberapa pemain utama yang cederanya belum pulih 100 persen. “Fokus kami sekarang adalah bangkit dan tampil lebih baik di pertandingan berikutnya di Leg-2 Vietnam (8-10 Agustus),” ucapnya.
Sementara itu, pelatih timnas voli putri Octavian meminta maaf karena tim belum memberikan hasil maksimal.
“Kami terus berdiskusi dengan anak-anak, apa ada masalah di kepelatihannya, atau ada hal lain,” harapnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG