Buka konten ini

JAKARTA (BP) – PDI Perjuangan (PDIP) baru saja menyelesaikan Kongres VI yang digelar di Bali. Dalam forum tersebut, Megawati Soekarnoputri kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum sekaligus merangkap jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen). Namun, banyak pihak menduga bahwa rangkap jabatan ini hanya bersifat sementara. Posisi Sekjen ke depan diprediksi akan diisi oleh figur internal partai yang memiliki kedekatan khusus dengan Megawati.
Direktur Eksekutif Skala Data Indonesia, Arif Nurul Imam, menyatakan bahwa dinamika politik bisa berubah sewaktu-waktu. Ia menilai posisi Sekjen di PDIP juga tidak tertutup kemungkinan akan mengalami pergantian. Menurutnya, ada sejumlah tokoh potensial yang bisa dipercaya untuk menduduki jabatan tersebut, seperti Utut Adianto, Ahmad Basarah, Adian Napitupulu, atau Hasto Kristiyanto.
Dari sejumlah nama itu, Arif menilai Hasto Kristiyanto masih memiliki peluang besar untuk kembali dipercaya sebagai Sekjen. Hal ini karena kedekatan dan loyalitas Hasto terhadap Megawati dinilai cukup kuat dibandingkan kader lainnya.
“Saya melihat kans Hasto untuk kembali menjadi Sekjen masih terbuka lebar. Kepercayaan dan hubungan personal antara dia dan Bu Mega sangat tinggi,” kata Arif pada Minggu (3/8).
Sebelumnya, publik sempat menyaksikan momen emosional saat Megawati meneteskan air mata ketika Hasto datang ke Kongres PDIP di Nusa Dua, Bali. Hasto bahkan terlihat mencium tangan Megawati sebagai bentuk penghormatan.
Arif menambahkan, momen tersebut memperkuat dugaan bahwa Hasto masih dipertimbangkan serius oleh Megawati untuk mengisi jabatan strategis di partai.
Sementara itu, dalam acara pelantikan pengurus DPP PDIP 2025–2030 yang dipimpin langsung oleh Megawati, nama Hasto tidak tercantum dalam susunan struktur resmi yang diumumkan. Sebanyak 37 orang ditunjuk untuk mengisi berbagai posisi dalam kepengurusan baru, namun jabatan Sekjen tetap dipegang oleh Megawati sendiri.
Sebagai Ketua Umum, Megawati mengambil alih peran Sekjen—posisi kunci yang umumnya berperan sebagai penggerak utama roda organisasi partai.
“Dengan ini, saya melantik DPP PDI Perjuangan untuk mengemban tugas dan amanat partai. Apakah saudara bersedia?” ujar Megawati dari atas podium. “Bersedia!” jawab seluruh jajaran pengurus baru secara serempak.
Seluruh pengurus lalu naik ke atas panggung dan mengikuti pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Megawati. Struktur kepengurusan ini menampilkan kombinasi antara kader senior berpengalaman dengan generasi muda yang dinilai potensial. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO TEJO