Buka konten ini

MACAU (BP) – Alwi Farhan akhirnya berhasil pecah telur. Pemain kelahiran Solo itu kemarin (3/8) meraih gelar Super 300 pertamanya di Macau Open. Alwi juara setelah menakluklan wakil Malaysia Justin Hoh pada babak final yang berlangsung di Macau East Asian Games Dome. Alwi menang dua game langsung (21-15, 21-5).
“Alhamdulillah sangat bersyukur dan sangat senang. Ini wishlist saya untuk jangka pendeknya. Saya menantikan ini sejak awal tahun,” ujar Alwi pasca pertandingan.
Ya, tahun ini, prestasi Juara Dunia Junior 2023 itu memang tidak begitu moncer. Sebelumnya, prestasi terbaiknya hanya di perempat final Thailand Masters Super 300 pada Januari.
Namun, di final Macau Open, Alwi tampil begitu percaya diri dan dominan. Meskipun, dalam pertandingan tidak begitu lancar karena ada gangguan.
“Jalannya pertandingan memang ada beberapa kali (gangguan) di lapangan karena terjadi kebocoran. Jadi setiap poin harus dilap. Tapi kadang seperti itulah pertandingan, tidak tahu kondisi apa yang bisa dialami,” katanya.
Oleh sebab itu, pemain binaan PB Exist Jakarta tersebut lebih bisa mengontrol permainan. Salah satunya menjaga emosi dan menjalankan strategi dengan baik.
“Memang kalau dilihat seminggu ini saya bisa berada di kondisi emosional yang stabil. Saya belajar dari dua turnamen sebelumnya,” tutur pria yang juga gemar bermain sepak bola itu.
Di dua turnamen sebelumnya, Alwi harus terhenti di 16 besar Japan Open Super 750 usai takluk dari Alex Lanier (21-14, 15-21, 18-21) dan 32 besar China Open Super 1000 usai ditundukkan Kunlavut Vitidsarn (21-10, 15-21, 18-21). (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG