Buka konten ini

MANCHESTER (BP) – Chelsea dikabarkan menghidupkan kembali minat mereka terhadap pemain muda Manchester United, Alejandro Garnacho, dalam upaya memperkuat lini serang mereka musim panas ini. The Blues, julukan Chelsea, bahkan sudah menyatakan ketertarikannya sejak bursa transfer musim dingin lalu.
Dilansir dari laman Metro, Jum’at (1/8), klub asal London barat itu bahkan disebut telah menawarkan dua pemain sebagai bagian dari kesepakatan untuk mendatangkan pemain asal Argentina tersebut ke Stamford Bridge.
The Blues sudah mencoba merekrut Garnacho pada bursa transfer Januari lalu, dan kini kembali melakukan pendekatan setelah Manchester United menyatakan terbuka untuk menjual sang pemain. Garnacho dianggap surplus oleh manajer Ruben Amorim, yang telah memberi tahu sang pemain bahwa ia bebas pergi sejak akhir musim lalu.
Keputusan untuk melepas Garnacho dipengaruhi oleh ketegangan internal, termasuk kritik terbuka sang pemain terhadap Amorim menyusul kekalahan di final Liga Europa melawan Tottenham Hotspur. Selain itu, performa Garnacho di Old Trafford dinilai mengalami penurunan, dari pemain muda yang menjanjikan menjadi penghangat bangku cadangan.
Manchester United disebut masih mematok harga sekitar GBP50 juta (Rp1,08 triliun) untuk Garnacho, meskipun sang pemain kini jarang menjadi pilihan utama. Chelsea tidak ingin membayar penuh angka tersebut, dan menawarkan kompromi dengan menyertakan Nicolas Jackson serta Christopher Nkunku sebagai bagian dari paket transfer.
Nicolas Jackson dinilai sudah tidak lagi masuk dalam rencana pelatih baru Enzo Maresca, setelah klub merekrut Joao Pedro dan Liam Delap untuk mengisi lini depan. Sedangkan Nkunku telah tersedia untuk dijual sejak Januari, menyusul performa yang tidak sesuai ekspektasi sejak didatangkan dari RB Leipzig.
Meskipun Manchester United sempat menunjukkan ketertarikan terhadap Jackson dan Nkunku, mereka menolak kemungkinan pertukaran pemain karena menilai Jackson terlalu mahal. Chelsea dilaporkan menginginkan GBP80 juta untuk striker asal Senegal tersebut, nilai yang jauh melampaui batas kesanggupan Setan Merah.
Dengan harga Garnacho yang masih tinggi dan ketidaksepakatan soal pertukaran pemain, masa depan winger Argentina itu masih belum pasti. Namun Chelsea tetap optimis bisa mencapai kesepakatan, karena mereka percaya Garnacho bisa menjadi elemen penting dalam proyek jangka panjang mereka di bawah Maresca.
Sementara itu, delandang Bayern Munchen, Joao Palhinha, selangkah lagi bergabung dengan Tottenham Hotspur setelah dijadwalkan menjalani tes medis di Jerman, Jumat (1/8).
Transfer ini akan menjadi kejutan besar di bursa musim panas, dengan kesepakatan peminjaman selama satu musim disertai opsi pembelian senilai GBP26 juta. Dilansir dari Daily Mail (1/8), Joao Palhinha yang sebelumnya bersinar bersama Fulham, sudah menyepakati syarat personal dengan Tottenham.
Klub asal London Utara itu bahkan siap menanggung gaji besar Palhinha demi menambah kekuatan di lini tengah. Pemain berusia 30 tahun itu sebenarnya masih terikat kontrak tiga tahun dengan Bayern Munchen, setelah didatangkan dari Fulham seharga GBP47,4 juta (sekitar Rp1,028 triliun).
Namun, kehadiran pelatih baru Vincent Kompany membuat posisinya tak lagi aman. Kompany lebih memilih opsi lain di lini tengah, sehingga membuka peluang hengkang bagi Palhinha.
Meski sebelumnya diminati beberapa klub Premier League termasuk mantan timnya Fulham, Tottenham bergerak cepat dan menjadikan Palhinha rekrutan keempat Spurs musim panas ini. Kehadiran Palhinha disebut-sebut akan mempercepat kepergian Yves Bissouma dari skuad Spurs. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG