Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Menteri Transmigrasi (Mentrans) Republik Indonesia, Iftitah Sulaiman, melepas sebanyak 1.284 mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (1/8).
Dalam sambutannya, Iftitah menegaskan bahwa transmigrasi bukan lagi sekadar pemindahan penduduk, melainkan transformasi kawasan melalui pembangunan sumber daya manusia. Keterlibatan mahasiswa dalam program transmigrasi menjadi bukti bahwa pembangunan kini berbasis pada penguatan kualitas manusia.
”Kami juga menjalin perjanjian kerja sama (PKS) dengan UMRAH. Tujuannya agar mahasiswa bisa terjun langsung ke lapangan, ke kawasan transmigrasi, untuk mengidentifikasi potensi unggulan yang dimiliki setiap daerah,” jelasnya.
Mahasiswa, menurut Iftitah, memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Mereka diharapkan mampu menyampaikan kebijakan-kebijakan strategis, terutama terkait investasi.
Salah satu lokasi KKN yang menjadi sorotan adalah Pulau Rempang. Di kawasan ini, mahasiswa UMRAH didorong untuk memberikan pendampingan sekaligus memberdayakan masyarakat agar memahami manfaat investasi di wilayah mereka.
”Selama ini masyarakat merasa terpinggirkan oleh investasi. Padahal, jika didekati dengan cara yang tepat, investasi justru bisa membawa manfaat besar. Ini bukan hanya berlaku di Rempang, tapi juga daerah transmigrasi lainnya,” ujar Iftitah.
Ia menambahkan, pendekatan dialogis yang dilakukan mahasiswa akan menjadi kunci untuk membuka pemahaman masyarakat tentang bentuk dan dampak investasi terhadap kehidupan mereka. ”Mahasiswa bisa menjadi penghubung. Lewat dialog yang hangat dan terbuka, mereka bisa menjelaskan apa itu investasi, serta dampaknya bagi masyarakat,” tambahnya.
Usai acara pelepasan, Mentrans juga menyempatkan diri meninjau PT Suncabele yang berada di kawasan UMRAH Tanjungpinang. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GALIH ADI SAPUTRO