Buka konten ini
Anambas (BP) – Warga Pulau Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, kembali harus bersabar menghadapi pemadaman listrik bergilir. Gangguan pasokan listrik ini terjadi akibat kerusakan dua unit mesin pembangkit di PLTD Tarempa milik PLN.
Pemadaman mulai berlangsung sejak Minggu (27/7) . Awalnya, gangguan terjadi pada mesin pembangkit MTU 1. Hal itu disampaikan petugas PLN Anambas, Sony, melalui grup WhatsApp PLN Anambas Menyapa.
Pemadaman bergilir pun diterapkan hingga 31 Juli. Namun, pada Kamis (31/7), gangguan kembali terjadi akibat lepasnya sinkronisasi sistem kelistrikan. Belum sempat pulih, kerusakan susulan terjadi pada Jumat (1/8), kali ini menimpa mesin MTU 3. “Saat ini mesin yang rusak dua, MTU 3 dan MTU 4,’’ ujar Manager PLN Anambas, Ade Listrian, saat dikonfirmasi Batam Pos, Jumat (1/8).
Ade menjelaskan, tim teknis PLN masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kerusakan pada kedua mesin tersebut.
Untuk mencegah pemadaman total, PLN kembali menerapkan sistem pemadaman bergilir mulai 1 hingga 7 Agustus 2025. Sesuai jadwal yang telah disampaikan, setiap wilayah akan mengalami pemadaman sebanyak dua kali dalam sehari, masing-masing berdurasi tiga jam.
Kondisi ini membuat warga resah. Aktivitas sehari-hari, terutama pelaku usaha kecil, pelajar, dan layanan publik yang bergantung pada listrik, menjadi terganggu.
“Kami harap perbaikan bisa segera selesai. Kalau terus-terusan padam seperti ini, usaha kami bisa tutup,’’ keluh salah seorang warga Tarempa.
PLN mengimbau masyarakat untuk bersabar dan tetap menghemat penggunaan listrik selama masa perbaikan berlangsung. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO