Buka konten ini

MOGYORD (BP) – McLaren punya memori manis balapan di Sirkuit Hungaroring tahun lalu. Oscar Piastri berhasil meraih kemenangan Formula 1 (F1) pertama. Disusul Lando Norris naik podium kedua. Itu menandai finis 1-2 McLaren sejak Grand Prix Italia 2021.
Seiring mobil MCL39 tampil dominan tahun ini, memenangi 10 dari 13 balapan, McLaren jelas jadi favorit di Hungaroring akhir pekan ini. Apalagi, duo Piastri-Norris baru saja finis 1-2 dalam F1 Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps pada Minggu (27/7). Finis 1-2 itu merupakan kali ketiga beruntun atau sudah enam kali musim ini.
“Aku sangat puas dengan kecepatanku dalam beberapa balapan terakhir dan aku merasa berada di posisi yang baik menjelang Hungaroring,“ kata Piastri dikutip dari laman resmi McLaren.
“Aku punya kenangan indah di Hungaria 12 bulan lalu. Tetapi, itu sudah berlalu dan aku bertekad untuk menciptakan lebih banyak momen seperti itu tahun ini,” imbuh pembalap Australia tersebut.
Monaco Without Walls
Hungaroring sering disebut sebagai Monaco Without Walls atau Monaco tanpa tembok. Sebab, sirkuit dengan panjang lintasan 4,381 km itu punya karakteristik berkelok-kelok dan minim peluang menyalip, hampir sama seperti Sirkuit Monaco.
Bedanya, Hungaroring tidak memiliki pagar pembatas sedekat Monaco.Karena itu, posisi start yang bagus akan jadi salah satu kunci. Jika mampu mengamankan posisi depan, setidaknya pembalap akan memiliki peluang untuk saling serang di tikungan 1.
Di tikungan tajam ke kanan itu, pembalap akan mengerem selambat mungkin setelah lintasan lurus sepanjang 920 meter. Tahun lalu, Piastri berhasil menyalip Norris dari tikungan itu.
Meski kualifikasi berperan penting dan minim aksi salip-menyalip, tetapi Hungaroring seringkali menghadirkan kejutan. Tercatat ada enam pembalap yang meraih kemenangan pertamanya di sana. Selain Piastri, juga Damon Hill (1993), Fernando Alonso (2003), Jenson Button (2006), Heikki Kovalainen (2008) dan Esteban Ocon (2021).
Piastri meraih kemenangan pertama di F1 musim lalu lewat cara team order. Menjelang akhir balapan, McLaren ingin Piastri, yang sudah mendominasi sejakstart, kembali ke posisi terdepan. Piastri memang tampil lebih kuat hari itu. Dia sempat turun ke posisi dua hanya karena strategi aneh yang meminta Norris untuk masuk pit lebih dulu.
Setahun berlalu, intensitas persaingan Piastri-Norris terus meningkat. Keduanya kini hanya terpaut 16 poin (266-250) di klasemen sementara. Akhir pekan ini mereka berharap bisa berada di depan sebelum jeda musim panas. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG