Buka konten ini
BATAM (BP) – Program diskon 50 persen tiket kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) resmi berakhir. Mulai 1 Agustus 2025, seluruh tarif tiket kapal kembali diberlakukan dengan harga normal, setelah sebelumnya masyarakat menikmati potongan harga selama hampir dua bulan.
Kepala Cabang PT Pelni (Persero) Batam, Edwin Kurniansyah, menjelaskan program diskon tersebut merupakan bagian dari kebijakan stimulus ekonomi pemerintah yang berlaku sejak 5 Juni hingga keberangkatan terakhir pada 31 Juli 2025.
“Per 1 Agustus, tarif kembali normal untuk seluruh rute kapal Pelni, termasuk KM Kelud yang melayani sejumlah rute dari dan ke Batam,” kata Edwin, Kamis (31/7).
Meski diskon telah berakhir, kata Edwin, KM Kelud tetap beroperasi secara reguler setiap pekan, sehingga masyarakat masih memiliki alternatif transportasi laut yang andal dan ekonomis.
Ia juga merinci harga tiket normal KM Kelud berdasarkan kelas dan rute. Untuk rute Batam–Belawan (Medan), harga tiket dewasa kelas 1A sebesar Rp683 ribu dan bayi Rp73 ribu.
Kelas 1B dewasa Rp559 ribu, bayi Rp61 ribu. Kelas 2A dewasa Rp384 ribu, bayi Rp43 ribu. Kelas 2B dewasa Rp355 ribu, bayi Rp40 ribu. Sedangkan kelas ekonomi dewasa Rp220 ribu dan bayi Rp27 ribu.
Untuk rute Batam–Tanjung Priok (Jakarta), tiket kelas 1A dewasa dibanderol Rp994 ribu dan bayi Rp104 ribu. Kelas 1B dewasa Rp813 ribu, bayi Rp86 ribu. Kelas 2A dewasa Rp556 ribu, bayi Rp60 ribu. Kelas 2B dewasa dan ekonomi sama-sama Rp513 ribu, dengan tarif bayi masing-masing Rp56 ribu dan Rp37 ribu.
Adapun rute pendek seperti Batam–Tanjung Balai Karimun, tarif kelas 1A dewasa Rp138 ribu, bayi Rp19 ribu. Kelas 1B dewasa Rp115 ribu, bayi Rp16 ribu. Kelas 2A dewasa Rp83 ribu, bayi Rp13 ribu. Kelas 2B dewasa Rp78 ribu, bayi Rp13 ribu. Kelas ekonomi dewasa Rp49 ribu dan bayi Rp10 ribu.
Kendati tarif kembali normal, antusiasme masyarakat terhadap kapal Pelni tetap tinggi. Moda transportasi laut ini dinilai ekonomis dan nyaman, terutama bagi perjalanan jarak jauh.
Husein, penumpang asal Tanjung Priok yang baru tiba di Batam, mengaku program diskon sangat membantu meringankan biaya perjalanan. Ia berharap program tersebut bisa diperpanjang. “Kalau boleh, program diskon ini diperpanjang. Sangat membantu kita masyarakat kecil,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Remon, warga Batam yang rutin pulang ke Medan setiap bulan menggunakan KM Kelud.
“Meski waktu tempuhnya lebih lama, tetap nyaman dan aman. Harganya juga murah,” katanya. (***)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK