Buka konten ini

BINTAN (BP) – Telkomsel melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel Jaga Bumi mengedukasi pelajar SMKN 1 Bintan Timur tentang pentingnya pengelolaan sampah plastik. Kegiatan ini berlangsung pada 29 Juli 2025 di sekolah yang berlokasi di Bintan, Kepulauan Riau.
Program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini, khususnya dalam memanfaatkan limbah plastik serta mendukung digitalisasi pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Telkomsel menyerahkan bantuan perangkat konektivitas digital Telkomsel Orbit untuk mendukung proses belajar mengajar di sekolah.
Telkomsel juga menggandeng mitra daur ulang PlusTik untuk memberikan edukasi langsung mengenai pengelolaan sampah plastik, sekaligus memamerkan berbagai produk hasil daur ulang, seperti phone holder dan tempat sampah yang dibuat dari plastik bekas serta cangkang kartu SIM.
Manager Mobile Consumer Branch Batam, Andry T Putra, mengatakan bahwa Telkomsel ingin memastikan setiap langkah perusahaan memberi dampak positif bagi masyarakat.
“Setiap langkah kami meninggalkan jejak, dan kami ingin memastikan jejak itu membawa dampak positif. Kami percaya bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil, dan hari ini kami mengajak komunitas SMKN 1 Bintan Timur untuk menjadi bagian dari gerakan menjaga bumi,’’ ujar Andry.
Telkomsel berharap kegiatan ini dapat membangun kepedulian lingkungan sejak dini. Menurut perusahaan, menjaga bumi bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau korporasi, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.
Mengusung prinsip Environment, Social, and Governance (ESG), Telkomsel berkomitmen terus menggandeng berbagai elemen masyarakat untuk memperluas dampak positif serta menghadirkan solusi pengelolaan limbah plastik yang berkelanjutan. (*)
Reporter : Muhammad Nur
Editor : Gustia Benny