Buka konten ini


SEKUPANG (BP) – Program Makan Bergizi (MBG) yang digagas pemerintah pusat kini mulai menjangkau satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam.
Hingga akhir Juli ini, baru tiga madrasah di wilayah Bengkong yang mendapat layanan, dengan total 919 siswa.
Kepala Kantor Kemenag Batam, Budi Dermawan, menjelaskan bahwa pihaknya hanya berperan dalam pendataan dan pengusulan siswa penerima manfaat. Sementara pelaksana teknis dan penyedia makanan berasal dari pihak ketiga yang ditunjuk langsung oleh pemerintah pusat.
“Program ini tidak kami laksanakan langsung. Kami hanya menyiapkan data siswa, bukan penyedia makanannya. Saat ini yang sudah berjalan baru tiga madrasah di Bengkong,” ujar Budi, Selasa (29/7).
Tiga madrasah tersebut yakni MIN 1 Bengkong, MTsN 1 Bengkong, dan MAN 2 Bengkong. Ketiganya dianggap memenuhi syarat karena berada dalam satu kawasan dan telah melengkapi data siswa sesuai ketentuan.
“Total siswa dari ketiga madrasah itu yang sudah menerima MBG sebanyak 919 orang,” ungkap Budi.
Program Makan Bergizi merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi peserta didik, khususnya dari keluarga tidak mampu. Dengan pemberian makanan bergizi secara rutin, diharapkan tumbuh kembang anak terjaga dan konsentrasi belajar meningkat.
Namun, belum semua madrasah di Batam bisa ikut serta. Salah satu kendala utamanya adalah belum adanya penyedia makanan di sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Batuaji.
“Untuk madrasah-madrasah di Batuaji belum bisa dilayani karena belum ada penyedia makanan di sana. Sekolah baru bisa diajukan jika penyedia sudah tersedia dan data siswa lengkap,” kata Budi.
Meski begitu, Kemenag Batam tetap berupaya mendorong perluasan program ke seluruh madrasah dan pondok pesantren. Koordinasi dengan pihak terkait pun terus dilakukan agar cakupan MBG bisa bertambah secara bertahap.
“Kalau syarat sudah terpenuhi, tentu akan kita dorong untuk ikut. Ini program bagus untuk mendukung kesehatan dan kualitas pendidikan siswa,” tutupnya. (***)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK