Buka konten ini

SAGULUNG (BP) – Polsek Sagulung masih terus menyelidiki kasus keributan antarkelompok remaja yang terjadi di kawasan Saguba, Sagulung, Batam. Meski insiden terjadi beberapa hari lalu, kedua pihak yang terlibat tetap ngotot melanjutkan proses hukum dan belum menunjukkan itikad untuk berdamai.
Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul melalui Kanit Reskrim Iptu Anwar Aris mengatakan, penyidik kini tengah menelusuri lebih lanjut keterangan para saksi serta mengumpulkan bukti-bukti pendukung dari masing-masing laporan.
“Kami masih dalami dua laporan tersebut. Kedua pihak mengklaim sebagai korban, sehingga perlu pembuktian lebih lanjut,” ujar Aris, Selasa (29/7).
Sejauh ini, delapan orang saksi telah diperiksa dari kedua kubu. Polisi juga sedang mengumpulkan bukti fisik, seperti rekaman video amatir dan barang-barang yang digunakan dalam keributan tersebut.
Aris menegaskan, kepolisian akan menangani kasus ini secara netral dan profesional, berdasarkan fakta dan bukti yang ada.
“Tidak ada yang kami tutupi. Laporan akan kami proses dengan adil dan sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Sembari terus melakukan penyelidikan, polisi mengimbau masyarakat, khususnya warga Saguba, untuk tidak terprovokasi dan menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.
“Kami minta warga tetap tenang dan tidak main hakim sendiri. Serahkan proses penanganan sepenuhnya kepada kepolisian,” ucapnya.
Kasus ini mencuat ke publik setelah terjadi dua kali bentrokan dalam satu malam. Insiden itu berujung pada penyerangan ke rumah warga, korban luka, hingga kerusakan properti. Beberapa pelaku diketahui membawa senjata tajam.
Pihak kepolisian berharap situasi di Saguba bisa kembali kondusif. Warga diminta segera melapor jika melihat adanya potensi gangguan keamanan di lingkungannya. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK