Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Honda kembali memperbarui tampilan CRF 150L dengan livery baru yang diperkenalkan dalam ajang GIIAS 2025. Meski tampil lebih segar dan modern, motor trail ini tetap membawa basis mesin serta fitur yang sama seperti sebelumnya.
New CRF 150L kini hadir dalam empat pilihan warna: Extreme Red, Extreme Black, Extreme Green, dan Extreme White. Warna merah tetap menjadi identitas utama, sementara warna putih mengusung nuansa klasik.
Warna hitam dan hijau tampil lebih urban dengan grafis tegas. Ada juga penyegaran pada warna jok, termasuk paduan jok merah dan bodi putih yang cukup mencolok.
Namun sayangnya, perubahan hanya menyentuh aspek kosmetik. Jantung pacu motor ini masih sama: mesin 150cc SOHC berpendingin udara, PGM-FI, dengan tenaga 12,91 PS di 8.000 rpm dan torsi puncak 12,43 Nm pada 6.500 rpm. Angka-angka ini terbilang moderat dan tak menunjukkan peningkatan dari versi sebelumnya.
Secara teknis, CRF 150L memiliki modal kuat. Suspensi depan inverted Showa dengan diameter 37 mm dan stroke 225 mm menjadi salah satu unggulan yang membedakannya dari kebanyakan kompetitor. Suspensi belakangnya juga sudah menggunakan sistem Pro-Link untuk kenyamanan dan kestabilan di jalur off-road.
Untuk kaki-kaki, Honda menyematkan pelek aluminium ukuran 21 inci di depan dan 18 inci di belakang, dibalut ban dual-purpose. Sistem pengereman wavy disc berdiameter besar, 240 mm depan dan 220 mm belakang, memberikan daya cengkeram yang baik, bahkan disebut terbesar di kelasnya.
Namun tetap saja, dari sisi performa mesin, CRF 150L masih di bawah Kawasaki KLX 150. KLX memang tidak unggul mutlak di angka tenaga (12 PS), tapi bobotnya yang lebih ringan dan karakter mesin yang lebih agresif di putaran bawah membuatnya lebih digemari para pehobi off-road sejati.
Meskipun CRF 150L lebih modern dari sisi desain, fitur, dan kenyamanan, Honda belum memberikan sentuhan berarti di sektor performa yang selama ini jadi sorotan.
Di medan tanah dan jalur ekstrem, para penggemar trail masih memilih KLX 150 karena karakter mesinnya yang lebih ’galak’, bobotnya lebih ringan, serta ketersediaan suku cadang dan modifikasi aftermarket yang melimpah. (***)
Reporter : JP Group
Editor : Gustia Benny