Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Rencana pelantikan pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali mengalami penundaan. Padahal sebelumnya, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, sempat menyebutkan bahwa pelantikan akan dilaksanakan pekan lalu. Namun hingga kini, proses tersebut belum juga terlaksana.
Dikonfirmasi kembali, Amsakar menjelaskan bahwa proses administrasi ternyata lebih panjang dari yang diperkirakan. Meski persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah diperoleh, Pemko Batam masih harus mengajukan permohonan rekomendasi dari Gubernur Kepri sebelum diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Persetujuan dari BKN sudah keluar Kamis lalu. Tapi setelah itu, saya harus mengirim surat ke Pak Gubernur (Ansar Ahmad) untuk meminta rekomendasi ke Kemendagri,” kata Amsakar, Senin (21/7).
Ia menambahkan, Gubernur telah menyampaikan surat tersebut ke Kemendagri, dan dokumen-dokumen terkait juga telah diunggah ke dalam sistem aplikasi BKN dan Kemendagri. Namun hingga saat ini, proses di tingkat kementerian masih berlangsung dan belum ada keputusan final.
“Saya kira, setelah keluar dari BKN, prosesnya selesai. Ternyata kita harus ajukan lagi ke Kemendagri. Sekarang ini statusnya sedang diproses. Kita tunggu saja,” ujarnya.
Amsakar mengaku enggan memastikan waktu pelantikan agar tidak menimbulkan spekulasi. “Saya tak berani lagi menyebutkan kapan pastinya. Kita tunggu keputusan Kemendagri,” tambahnya.
Meski begitu, draf pergeseran pejabat sudah disiapkan. Rencana rotasi akan menyasar lebih dari lima pejabat eselon II, meskipun jumlahnya tidak sampai sepuluh orang. Ia berharap proses di Kemendagri dapat segera rampung sehingga pelantikan bisa digelar dalam waktu dekat.
“Insyaallah ada beberapa pejabat yang akan kita rotasi. Lebih dari lima orang, tapi tidak sampai sepuluh,” kata Amsakar. (*)
Reporter : ARJUNA
Editor : RATNA IRTATIK