Buka konten ini
BENGKONG (BP) – Jajaran Polsek Bengkong mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya penipuan online. Modus yang digunakan pelaku beragam, mulai dari tawaran pekerjaan mudah dengan bayaran tinggi, hingga pengiriman tautan palsu yang mengatasnamakan institusi resmi.
“Utamakan kehati-hatian dalam setiap transaksi digital. Jangan mudah percaya dengan penawaran yang tidak masuk akal,” kata Kapolsek Bengkong, Iptu Yuli Endra, Jumat (18/7).
Ia menyarankan masyarakat untuk teliti saat melihat penawaran barang di platform digital, terutama yang dijual dengan harga terlalu murah. Menurutnya, penawaran semacam itu patut dicurigai sebagai modus penipuan.
“Jangan asal klik tautan, iklan, atau mengisi formulir dari pihak tidak jelas, apalagi yang mengatasnamakan aplikasi keuangan seperti perbankan, e-commerce, hingga dompet digital,” ucapnya.
Endra juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengunduh atau memasang aplikasi dari tautan yang dibagikan lewat grup WhatsApp, Telegram, atau media sosial lainnya.
“Rahasiakan PIN dan kode OTP. Jangan pernah dibagikan ke siapa pun, bahkan ke orang terdekat sekalipun,” ujarnya.
Jika mendapat pesan mencurigakan atau nomor asing yang mengatasnamakan pihak resmi, masyarakat diminta untuk segera melaporkan dan memblokir nomor tersebut. Ia juga menyarankan agar selalu memeriksa reputasi penjual sebelum melakukan transaksi online.
“Jangan ragu melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang. Ini agar segera ditindaklanjuti sebelum memakan korban,” imbuhnya.
Polsek Bengkong juga aktif melakukan sosialisasi pencegahan kejahatan siber dan kriminalitas lainnya. Sosialisasi dilakukan melalui penyebaran brosur dan spanduk imbauan di berbagai lokasi seperti tempat wisata, perumahan, hingga pusat perbelanjaan.
Petugas juga berdialog langsung dengan warga untuk menyampaikan pesan kamtibmas, terutama soal pencegahan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penipuan digital.
“Ini upaya preemtif agar masyarakat bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiri—dengan lebih waspada dan berhati-hati menjaga keamanan barang bawaannya,” tutup Endra. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : RATNA IRTATIK