Buka konten ini

MOSKOW (BP) – Serangan drone berskala besar yang diduga dari Ukraina menguncang Moskow dan sekitarnya, Minggu (20/7). Akibatnya, empat bandara di wilayah Oblast Moskow ditutup sementara. Antara lain Bandara Sheremetyevo, Bandara Domodedovo, Bandara Vnukovo, dan Bandara Zhukovsky.
”Bandara ditutup sementara dengan alasan keamanan. Ribuan penerbangan delay maupun djadwalkan ulang,” kata Wali Kota Moskow Sergey Sobyanin seperti dilansir Rosavatsiya.
Menurut Sobyanin, sistem pertahanan udara Rusia sejatinya berhasil menembak jatuh sedikitnya 19 drone yang mengarah ke kota. Akan tetapi, seperti dilaporkan Kyiv Post, sejumlah drone lolos dan menyasar pemukiman.
Sejumlah ledakan terdengar di kawasan pinggiran Moskow seperti Zelenograd. Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan, termasuk pecahnya kaca jendela. Dua mobil juga dilaporkan terbakar akibat jatuhnya puing-puing drone.
Situasi serupa juga terjadi di wilayah Kaluga. Warga mendengar suara drone dan aktivitas pertahanan udara. Hingga berita ini ditulis tadi malam, belum ada pernyataan resmi dari otoritas Ukraina terkait dugaan keterlibatan mereka dalam serangan drone ke Moskow.
Itu termasuk serangan drone yang merusak jaringan listrik atas di jalur kereta Likhaya–Zamchalovo, wilayah Rostov, Rusia. Insiden tersebut menyebabkan keterlambatan 75 kereta jarak jauh dan pembatalan sejumlah layanan komuter.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebelumnya mengklaim bahwa Angkatan udara negaranya hanya menyasar target militer yang sah, sesuai dengan Konvensi Jenewa. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO