Buka konten ini

TOKYO (BP) – Putri Kusuma Wardani masih belum bisa pecah telur saat melawan pebulu tangkis Tiongkok Wang Zhi Yi. Terbaru, pemain binaan PB Exist Jakarta itu harus takluk di babak perempat final Japan Open dengan rubber game (22-20, 17-21, 16-21). Laga berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jumat (18/7).
Dengan hasil itu, enam kali sudah pemain yang merupakan anggota polisi wanita itu harus mengakui keunggulan lawan. “Dari konsistensi permainan saya yang belum sempurna, saya kurang konsisten dalam memakai teknik dan strategi,” aku Putri.
Sementara, dia menilai Wang Zhi Yi dari mendekati poin akhir di game ketiga sudah mencoba tahan dan menggunakan beberapa spekulasi pukulan. Itu yang membuatnya kerepotan.
Namun, secara keseluruhan Putri cukup puas, meskipun masih belum bisa melewati Wang. Putri menuturkan bahwa sudah bertemu hampir semua andalan tunggal putri Tiongkok.
Namun, dia baru bisa menang di game pertama. Karenanya, dia merasa masih ada yang harus ditambah. “Terutama fokus di poin-poin akhir game penentuan. Dari 0-0 sampai poin 21 harus tahan fokusnya,” akunya.
Dia mencontohkan saat menang di game pertama atas Wang. Saat itu sudah tertinggal cukup jauh 17-20. Artinya, lawan hanya membutuhkan satu poin lagi untuk mengunci set kemenagan.
Akan tetapi, Putri bisa lebih sabar dan memperlambat tempo. “Karena dia maunya main cepat. Itu membuat dia menjadi tidak sabar dan memaksa untuk terus menyerang, akibatnya banyak keluar di sisi samping,” ujarnya.
Di sisi lain, ganda putra baru Fajar Alfian/M Shohibul Fikri juga belum bisa tembus ke semifinal, usai melalui pertarungan ketat menghadapi andalan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (13-21, 21-17, 20-22). (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG