Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Aksi balap liar di Jalan Sudirman, tepatnya di kawasan Legenda dan Mediterania, Batam Center, kembali dikeluhkan warga. Meski sudah kerap ditindak, para pembalap liar yang didominasi remaja ini terus berulah dan kerap memicu kecelakaan.
Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan warga soal aktivitas balap liar tersebut.
”Langsung kami tindak lanjuti tadi malam. Kami tempatkan personel di lokasi,” ujar Agung, Jumat (18/7) dini hari.
Ia menegaskan, pengawasan sebenarnya telah dilakukan setiap hari. Namun, para pelaku kerap berpindah lokasi untuk menghindari razia petugas.
”Kami sudah berjaga sampai pagi terus. Mohon maaf bila belum memuaskan, karena mereka cepat berpindah-pindah,” ujarnya.
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, menambahkan bahwa pihaknya juga rutin melakukan razia melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di titik-titik rawan secara acak.
”Kami tindak secara random. Pengendara yang melanggar langsung dikenakan tilang elektronik (ETLE) mobile,” katanya.
Untuk pembalap di bawah umur, polisi memberikan efek jera dengan memanggil orang tua atau guru sekolah mereka.
Sebelumnya, aksi balap liar di kawasan Batam Kota telah menimbulkan keresahan. Selain bising, kegiatan itu membahayakan pengguna jalan dan telah menelan korban jiwa.
“Bising kali balap motor di jalan besar Legenda dan Mediterania,” ujar Mahmud, warga sekitar.
Ia mempertanyakan kehadiran patroli polisi di lokasi tersebut. “Apa tidak ada polisi? Balap liar ini hampir setiap malam. Sangat mengganggu kenyamanan warga,” katanya. (*)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : RATNA IRTATIK