Buka konten ini
NEW YORK (BP) – Sebongkah batu dari Mars (meteorit) dan diklaim terbesar yang pernah ditemukan di bumi, terjual dalam lelang Sotheby’s Geek Week di New York pada Kamis (17/7). Diberi nama NWA 16788, meteorit berwarna cokelat kemerahan seberat 23 kilogram dan panjang 38 sentimeter itu dibeli seorang anonim dengan harga USD 5,3 juta (Rp86,5 miliar).
Seperti dilansir ABC News, penawaran untuk NWA 16788 dimulai dari USD 2 juta, lalu meningkat menjadi USD 4,3 juta ditambah USD 1 juta untuk biaya dan pajak. ”Ini adalah potongan Mars terbesar di planet Bumi,” kata Cassandra Hatton, wakil ketua sains dan sejarah alam di Sotheby’s, dalam sebuah video yang diunggah daring.
”Ingatlah bahwa sekitar 70 persen permukaan Bumi tertutup air. Jadi kita sangat beruntung karena batu ini mendarat di daratan. Bukan di lautan tempat kita bisa menemukannya,” sambungnya.
Seperti dijelaskan Sotheby’s, batu itu terlepas dari Mars setelah ditabrak asteroid sehingga terhempas lebih dari 225,3 juta kilometer ke Bumi. Meteorit kemudian jatuh di Gurun Sahara di wilayah Agadez, Nigeria. Batu itu ditemukan oleh seorang pemburu meteorit pada November 2023. ”Meteorit Mars merupakan 400 dari 77 ribu meteorit yang diakui secara resmi,” jelas balai lelang yang didirikan di London pada 11 Maret 1774 tersebut. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO