Buka konten ini
SHENZHEN (BP) – Timnas basket putri Indonesia menghadapi laga penentuan bertahan atau tidak di Divisi A FIBA Women’s Asia Cup 2025. Syaratnya, Kim Pierre-Louis dkk harus mengalahkan Lebanon di Shenzhen Bay Sports Center, Tiongkok, siang nanti (siaran langsung Vision+ pukul 12.30 WIB).
Kemenangan akan memastikan timnas basket putri berada di posisi ketujuh dan tetap berada di kasta tertinggi kompetisi basket Asia. Sebaliknya, kekalahan akan membuat Kim dkk kembali turun ke Divisi B. Timnas basket putri bermain di Divisi A FIBA Women’s Asia Cup 2025 setelah memenangi Divisi B di Bangkok pada 13–19 Agustus 2023.
Indonesia punya peluang untuk meraih kemenangan karena Lebanon hanya terpaut tiga peringkat di atas Indonesia (54 banding 57). Hal itu berbeda dengan tiga lawan Indonesia sebelumnya di fase grup Divisi A, yakni Tiongkok, Selandia Baru dan Korea Selatan. Masing-masing berperingkat keempat, ke-26 dan 14 dunia.
Pelatih timnas basket putri Andrie Ekayana berharap anak didiknya bisa mengambil pelajaran dari tiga laga fase grup. Indonesia kalah 59-110 oleh Tiongkok, 45-75 oleh Selandia Baru, dan 62-95 oleh Korea Selatan.
”Dengan modal pernah bersaing melawan tiga negara yang secara kelas di atas, semoga kami bisa menang melawan Lebanon dan bertahan di Divisi A,” kata Yayan –sapaan akrab Andrie Eka-yana.
Dalam tigagamedi fase grup, Kim jadi pemain dengan kontribusi paling menonjol. Pemain naturalisasi asal Kanada itu mencetak rata-rata 14,3 poin dan 5,7 rebound pergame. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG