Buka konten ini


LUBUKBAJA (BP) – Toko es krim gelato, Four Elise Artisan Tea & Gelato di kawasan Ruko Nagoya Newtown, Kecamatan Lubukbaja, ludes terbakar pada Rabu (16/7) pagi. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun seluruh isi toko hangus dilalap api. Kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp2 miliar.
Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja, Iptu Noval Adimas Ardianto, mengatakan peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh karyawan toko yang sedang beristirahat di lantai dua.
“Karyawan sedang tidur dan terbangun karena mencium asap. Api langsung membesar,” ujar Noval saat ditemui di lokasi kejadian.
Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang kemudian menyambar peralatan pembuatan es krim.
“Dugaan sementara karena korsleting listrik. Tapi untuk penyebab pastinya, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.
Noval menambahkan, tidak ada korban luka dalam kejadian ini, namun kerugian yang dialami pemilik toko sangat besar.
“Dari hasil pendataan, kerugiannya ditaksir lebih dari Rp2 miliar karena alat-alat pembuatan es krim harganya mahal,” ujarnya.
Kapolsek Lubukbaja, Kompol Rangga Primazada, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat menggunakan listrik dan peralatan dapur.
“Kami mengimbau warga untuk memperhatikan faktor keselamatan, terutama dalam penggunaan listrik dan kompor. Selalu patuhi protokol kebakaran,” tutupnya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : RATNA IRTATIK