Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Di tengah tren elektrifikasi yang makin menggeliat, bukan cuma mobil pribadi yang ikut-ikutan jadi listrik. Kini giliran kendaraan niaga yang mulai bertransformasi.
Wuling Motors menangkap momen ini dengan meluncurkan preview produk terbarunya: Wuling Mitra EV, kendaraan listrik komersial pertama mereka di Indonesia.
Diklaim kalau bukan sekadar tempelan baterai, mobil ini digadang-gadang siap jadi rekan kerja andal buat pelaku usaha, logistik, hingga fleet operator.
Langkah Wuling ini terbilang strategis. Sebab, sektor kendaraan niaga mulai dilirik sebagai bagian penting dalam transisi energi bersih. Banyak perusahaan logistik dan bisnis retail yang kini mulai melirik armada listrik demi efisiensi biaya operasional dan mendukung komitmen ramah lingkungan.
“Nama Mitra kami pilih karena artinya teman atau rekan kerja. Filosofinya jelas: kendaraan ini harus bisa diandalkan layaknya partner bisnis,” ujar Ricky Christian, Marketing Operation Director Wuling Motors, Jumat (11/7).
Wuling Mitra EV tampil dalam dua varian bentuk: minibus dan blind van. Keduanya punya kapasitas kargo sampai 6,5 m3 cukup luas buat angkut barang atau penumpang tergantung kebutuhan. Pintu geser ganda dan pintu belakang dengan bukaan 270 derajat, jadi nilai tambah buat efisiensi bongkar-muat.
Soal jantung penggerak, mobil ini dibekali baterai yang disebut Wuling sebagai ’Magic Battery’ dilengkapi sistem pengaturan suhu pintar dan struktur rangka tahan banting yang terinspirasi dari sayap pesawat. Jarak tempuhnya?
Diklaim bisa sampai 400 km dalam sekali isi daya. Dan kalau perlu cepat, fitur fast charging-nya bisa isi dari 30 persen ke 80 persen cuma dalam 30 menit. Lumayan buat ngejar target pengiriman harian.
Meski buat kerja, Wuling tetap menyematkan kenyamanan ala mobil penumpang. Mulai dari kursi yang bisa diatur empat arah, tilt steering, power window, sampai rotary shift selector yang terlihat futuristik. Untuk keamanan, ada airbag, ABS + EBD, hingga sensor parkir.
Mode berkendaranya juga fleksibel: Eco buat irit daya, Normal untuk keseharian, dan Sport kalau mau lebih responsif. Cocok buat menyesuaikan medan dan gaya mengemudi sopir armada.
Satu lagi daya tarik dari Mitra EV adalah efisiensi biaya operasional. Tanpa bensin, perawatan minim, dan pajak tahunan lebih murah, mobil ini jadi opsi menarik buat pelaku usaha yang hitung-hitungan biaya. Bonusnya: bebas masuk zona ganjil-genap. (***)
Reporter : JP Group
Editor : Gustia Benny