Buka konten ini

ANAMBAS (BP) – Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas mengimbau orangtua siswa baru untuk tidak tergesa-gesa membeli seragam sekolah. Pasalnya, seragam gratis dari pemerintah daerah akan mulai disalurkan pada Oktober 2025 mendatang.
Imbauan ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Anambas, Iim Mulyani Putri, menyusul kekhawatiran sejumlah orangtua yang mulai berencana membeli seragam secara mandiri.
“Kami minta orangtua bersabar. Semua siswa baru akan mendapatkan seragam dari pemerintah. Kalau beli sendiri sekarang, dikhawatirkan jadi dobel dan malah mubazir,” ujar Iim, Jumat (11/7).
Iim menjelaskan, saat ini proses pengadaan seragam masih berlangsung dan ditargetkan rampung pada Oktober. Bantuan akan diberikan kepada seluruh siswa baru di jenjang SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.
“Seragamnya lengkap untuk laki-laki maupun perempuan. Jadi tinggal pakai, orangtua tidak perlu keluar biaya lagi,” katanya.
Sambil menunggu pembagian seragam, Disdik mengimbau siswa baru tetap menggunakan seragam lama. Bagi siswa baru SD, disarankan mengenakan seragam TK, sementara siswa baru SMP bisa memakai seragam SD mereka.
“Kami berharap orangtua memahami mekanisme ini dan tidak merasa terbebani,” ucap Iim.
Program bantuan seragam gratis ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pemkab Anambas untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama menjelang tahun ajaran baru.
Salah satu orangtua siswa, Hamid, menyambut baik program ini. Ia mengaku tak membeli seragam baru untuk anaknya tahun ini, karena sudah mengetahui adanya bantuan dari pemerintah daerah.
“Saya memang tak beli baju baru tahun ini. Sudah dapat gratisan dari pemerintah. Tapi ya harapannya, jangan terlalu lama disalurkan ke anak-anak,” harapnya.
Tahun ajaran 2025/2026 ini, tercatat sebanyak 2.031 siswa baru yang menjadi sasaran program. Anggaran sebesar Rp4 miliar telah disiapkan dari APBD Perubahan 2025 untuk merealisasikan program tersebut. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO