Buka konten ini
KHARKIV (BP) – Serangan drone Rusia kembali mengguncang Ukraina. Kali ini, sebuah rumah sakit bersalin di Kharkiv, kota terbesar kedua di negara itu, menjadi sasaran.
Dilansir dari channelnewsasia.com, serangan yang terjadi Jumat (11/7) pagi itu menghancurkan jendela-jendela bangunan dan membuat serpihan kaca berjatuhan ke tempat tidur pasien. Kepanikan pun pecah. Para orangtua bergegas menyelamatkan bayi mereka ke tempat yang lebih aman.
Menurut Kejaksaan Regional Kharkiv, tiga perempuan dan tiga bayi yang baru lahir mengalami stres akut akibat insiden tersebut dan telah mendapatkan penanganan medis.
Oleksandra Lavrynenko, salah satu ibu yang baru saja melahirkan, menceritakan detik-detik serangan. “Kami terbangun karena mendengar siulan sangat keras. Saya dan suami langsung bangkit dan menghampiri bayi kami. Saat itulah ledakan terjadi dan jendela-jendela pecah,” tuturnya.
Bersama suaminya, Oleksandra segera mengevakuasi Maksym, bayinya yang baru berusia satu hari, ke ruang perlindungan bawah tanah. “Itu sangat menakutkan. Karena tubuh saya dipenuhi adrenalin, saya bahkan lupa kalau saya baru saja dijahit setelah melahirkan. Sekarang saya mulai pulih dari rasa syok,” katanya sambil berbaring di sebelah bayinya.
Kondisi rumah sakit tampak kacau. Pecahan kaca berserakan di lantai dan ranjang-ranjang pasien. Staf medis dan pasien bersiap dievakuasi untuk menghindari kemungkinan serangan lanjutan.
Dokter Oleksandr Kondriatskyi mengungkapkan bahwa bagian rumah sakit yang rusak berada di sisi bangunan yang menampung ruang bersalin dan ruang operasi. “Semua orang, baik tenaga medis maupun para ibu, mengalami tekanan mental yang sangat berat,” ujarnya. Beberapa pasien bahkan baru menjalani operasi pascapersalinan saat serangan terjadi.
Dalam beberapa pekan terakhir, Rusia memang terus meningkatkan intensitas serangan udara, termasuk dengan rudal dan drone, ke berbagai wilayah Ukraina. Sejak invasi besar-besaran dimulai pada 2022, Kharkiv—yang terletak di timur laut Ukraina—menjadi salah satu target utama.
Pada serangan terbaru ini, sembilan orang dilaporkan terluka di Kharkiv. Sebuah gedung apartemen juga mengalami kerusakan. Gubernur wilayah Kharkiv, Oleh Syniehubov, menyampaikan bahwa satu orang tewas dan sedikitnya lima lainnya terluka dalam rangkaian serangan di wilayah tersebut selama 24 jam terakhir. (*)
Reporter : GALIH ADI SAPUTRO
Editor : MUHAMMAD TAHANG