Buka konten ini
BATAM KOTA (BP) – Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Barelang mencatat sebanyak 15 laporan kasus kecelakaan lalu lintas dalam sebulan terakhir. Kecelakaan tersebut paling banyak terjadi di kawasan Batam Kota, Batuaji, dan Sekupang.
”Rata-rata dalam sebulan kami menerima 15 laporan. Untuk awal bulan ini, baru dua kejadian, keduanya tergolong ringan,” ujar Kasubnit 1 Gakkum Lantas Polresta Barelang, Ipda Tarmizi Rambe, Rabu (9/7).
Namun begitu, Tarmizi menyebutkan masih banyak kecelakaan yang terjadi tapi tidak dilaporkan ke pihak kepolisian. Bahkan, beberapa peristiwa yang viral di media sosial ternyata tidak tercatat secara resmi.
”Seperti kasus di Pesona Asri, Batam Kota (pemotor lawan arah dan ditabrak mobil, red), itu tidak ada laporan ke kami. Kami juga sudah cek ke rumah sakit, hasilnya nihil,” ungkapnya.
Menurutnya, penyebab kecelakaan didominasi kelalaian pengendara, seperti mengantuk atau tidak mematuhi rambu lalu lintas. Salah satu kasus di kawasan Mata Kucing, pengemudi kehilangan kendali akibat mengantuk dan mengalami kecelakaan tunggal.
Sementara itu, Kanit Gakkum Lantas Polresta Barelang, Iptu Viktor Hutahaean, mengimbau masyarakat untuk segera menolong korban dan melapor ke pos polisi terdekat jika melihat kecelakaan.
”Sebagai warga yang baik, tolong korban dan laporkan ke Pos Lantas atau Polsek terdekat. Jangan hanya memvideokan,” tegas Viktor.
Ia menyayangkan banyaknya warga yang lebih memilih merekam kejadian daripada menolong korban atau mengamankan pelaku.
“Bantu korban, amankan sopirnya jika bisa. Jangan hanya menyebarkan video yang belum tentu benar,” katanya.
Viktor juga mengungkapkan bahwa pihaknya beberapa kali menerima video yang diklaim terjadi di Batam, padahal setelah ditelusuri ternyata berasal dari luar daerah.
”Sudah beberapa kali kita temui video semacam itu. Setelah kami cek bahkan ke rumah sakit, ternyata bukan di Batam,” pungkasnya. (***)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : RATNA IRTATIK