Buka konten ini
TANJUNGPINANG (BP) – Organisasi Wirausaha Muda Nusantara (Wimnus) Provinsi Kepulauan Riau akhirnya mengembalikan uang milik puluhan pelajar SMK Negeri 2 Tanjungpinang. Uang itu sebelumnya dikumpulkan untuk mengikuti seminar tingkat nasional yang urung diselenggarakan.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Wimnus Kepri, Muhazzir Siagian, mengonfirmasi bahwa seluruh dana yang sempat dihimpun dari para pelajar telah dikembalikan sepenuhnya. “Sudah dikembalikan semua. Bisa dicek langsung ke pihak sekolah,” ujar Muhazzir, Selasa (8/7).
Ia menjelaskan, pembatalan seminar terjadi karena sebagian dana yang dikumpulkan dari peserta justru dibawa kabur oleh sejumlah oknum internal Wimnus. Akibatnya, organisasi terpaksa menanggung kerugian dan melakukan penggantian dana secara bertahap.
“Orang-orangnya sudah kabur. Kalau tidak kabur, pasti seminar bisa dilaksanakan. Dana itu sebagian masuk ke rekening resmi, sebagian lagi dibawa lari,” ucapnya.
Dari pihak sekolah, staf kesiswaan SMK Negeri 2 Tanjungpinang, Anisa, membenarkan bahwa uang sebesar Rp5,8 juta telah ditransfer kembali oleh Wimnus. Uang tersebut merupakan akumulasi iuran dari 22 pelajar yang masing-masing membayar antara Rp150 ribu hingga Rp250 ribu.
“Uangnya sudah ditransfer. Besok kami data lagi, siapa saja siswa yang belum terdaftar. Nanti langsung kami serahkan kepada mereka,” kata Anisa.
Sebelumnya, pihak sekolah sempat beberapa kali menyurati Wimnus untuk meminta kejelasan soal seminar yang dijanjikan. Namun tak satu pun surat mendapat jawaban.
Kejadian ini sempat membuat resah para siswa. Mereka merasa tertipu setelah mengikuti sosialisasi seminar di sekolah yang menjanjikan sertifikat nasional sebagai nilai tambah untuk masuk perguruan tinggi, serta peluang mendapatkan beasiswa.
Meski uang telah kembali, kepercayaan yang rusak tak bisa serta-merta pulih. Peristiwa ini menjadi pelajaran pahit bagi para pelajar dan pengelola pendidikan untuk lebih berhati-hati menerima tawaran kegiatan dari pihak eksternal.
Sebelumnya puluhan pelajar SMK Negeri 2 Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, merasa dikecewakan. Mereka mengaku telah menjadi korban penipuan bermodus seminar nasional bertajuk kewirausahaan. Nilai kerugian yang tercatat mencapai Rp4,1 juta.
Kisah ini bermula pada Maret lalu. Sekelompok orang datang ke sekolah mereka dan mengaku sebagai perwakilan dari organisasi Wirausaha Muda Nusantara (Wimnus) Provinsi Kepri. Mereka menawarkan sebuah seminar nasional tentang kewirausahaan dan melakukan sosialisasi langsung ke dalam kelas. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GALIH ADI SAPUTRO