Buka konten ini

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tengah menjajaki opsi pinjaman dana ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Dana tersebut direncanakan akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek strategis di sektor jalan dan kesehatan yang dinilai tak memungkinkan direalisasikan dalam waktu dekat melalui anggaran reguler.
Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Adi Prihantara, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar pertemuan awal dengan PT SMI di Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, pada Senin (7/7). Dalam pertemuan itu, dibahas secara umum mekanisme peminjaman yang memungkinkan dilakukan oleh Pemprov Kepri.
“Baru sebatas pembahasan awal mengenai seperti apa bentuk dan skema pinjamannya dengan PT SMI,” ujar Adi usai pertemuan.
Menurut Adi, rencana pinjaman ini masih dalam tahap wacana dan belum diputuskan secara final. Pemprov baru akan mengajukan pinjaman apabila proyek-proyek pembangunan yang bersifat mendesak tidak dapat dibiayai oleh anggaran yang tersedia saat ini.
Salah satu proyek yang dipertimbangkan untuk dibiayai lewat pinjaman adalah perbaikan Pelantar I di Tanjungpinang yang rusak parah akibat usia. Selain itu, sejumlah ruas jalan yang rusak dan kebutuhan pengadaan alat kesehatan di rumah sakit daerah juga masuk dalam daftar prioritas.
“Kalau secara fiskal tidak memungkinkan, maka kami pertimbangkan pinjaman. Intinya, pembangunan ini tetap untuk kepentingan masyarakat,” tegas Adi.
Meski demikian, Adi belum bisa memastikan berapa besar nilai pinjaman yang akan diajukan ke PT SMI. Ia mengatakan, pembahasan masih dalam tahap konsultasi dan kemungkinan pengajuan baru akan dilakukan tahun depan. (***)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GALIH ADI SAPUTRO