
Program Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) gratis bagi siswa SMA dan SMK negeri di Provinsi Kepulauan Riau dipastikan tetap berlanjut. Pemerintah Provinsi Kepri bahkan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp50 miliar untuk mendukung keberlanjutan program tersebut pada tahun 2025.
Kepastian ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung, usai ditanya soal kelanjutan program yang telah berjalan sejak pertengahan 2024 itu. Menurutnya, kebijakan tersebut masih berjalan sebagaimana mestinya, meski pelaksanaannya tetap menunggu arahan resmi dari Gubernur Kepri.
“Program SPP gratis masih lanjut, tapi kita tetap menunggu petunjuk dari Pak Gubernur. Kalau diminta lanjut, ya kita jalankan,” ujar Andi, Senin (30/6).
Ia menjelaskan bahwa untuk menggelar program ini, Dinas Pendidikan Kepri membutuhkan anggaran sekitar Rp50 miliar per tahun. Jumlah ini bisa berubah, seiring meningkatnya jumlah peserta didik di tingkat SMA dan SMK negeri setiap tahunnya.
Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyatakan bahwa program ini merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah dalam mendukung akses pendidikan yang merata dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Kepri.
“Program SPP gratis ini masih berlanjut. Anggarannya sudah kita sediakan. Tahun ini saja nilainya mencapai lebih dari Rp50 miliar,” kata Ansar menegaskan.
Ia menambahkan, selain meringankan beban biaya pendidikan bagi orangtua atau wali murid, kebijakan ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kepri.
“Investasi di sektor pendidikan adalah investasi masa depan. Kita ingin anak-anak Kepri punya akses pendidikan yang lebih baik tanpa harus terbebani biaya,’’ ujar Ansar. (***)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GALIH ADI SAPUTRO