Buka konten ini
BATUAJI (BP) – Menjelang tahun ajaran baru 2025/2026, 68EA, perusahaan yang bergerak di bidang teknologi perdagangan digital seperti Bitcoin, kembali menyalurkan bantuannya melalui program sosial Gerakan Peduli Pendidikan. Kali ini, mereka membagikan 1.330 buku tulis kepada siswa Sekolah Tunas Indonesia, yang berlokasi di kawasan Perumahan Puteri Tujuh, Batuaji, Kota Batam.
Sebanyak 133 siswa, termasuk murid baru, menerima masing-masing 10 buku tulis. Penyaluran dilakukan langsung oleh tim GS Investment, sebagai mitra pelaksana dari 68EA, pada Sabtu (28/6/2025) pukul 14.00 WIB. Kehadiran mereka disambut hangat oleh kepala sekolah, guru, orangtua, dan para murid yang tampak antusias.
“Kami ingin berkontribusi nyata dalam meringankan beban orangtua murid. Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial kami kepada dunia pendidikan,” ujar Simson Sigiro, panitia pelaksana dari GS Investment.
Kepala Sekolah Tunas Indonesia, Nurani Sinuraya, mengapresiasi dukungan tersebut. Ia berharap bantuan ini dapat menjadi penyemangat baru bagi para siswa untuk belajar lebih tekun dan menggapai cita-cita.
“Kami doakan agar 68EA semakin maju dan terus menjadi saluran berkat bagi masyarakat,” ungkap Nurani.
Dikenal sebagai lembaga manajemen investasi, GS Investment memiliki fokus pada edukasi dan analisis profitabilitas untuk pengguna bursa 68EA. Perusahaan ini juga rutin menyelenggarakan kegiatan sosial, termasuk pemberian bantuan kepada panti asuhan dan kelompok masyarakat rentan di berbagai daerah Indonesia.
“Meski sederhana, kami lakukan ini dengan tulus. Semoga bisa memberi semangat dan masa depan cerah bagi anak-anak,” tambah Simson.
Para murid tampak berbahagia saat menerima buku tulis baru mereka. Bagi sebagian besar keluarga, bantuan ini menjadi angin segar di tengah tingginya biaya kebutuhan sekolah yang kerap meningkat menjelang tahun ajaran baru.
Simson menegaskan bahwa Gerakan Peduli Pendidikan bukan sekadar program musiman, tetapi bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan.
“Selama kami masih diberi kesempatan oleh Tuhan, kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan,” tutupnya. (***)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK