Buka konten ini
SEMARANG (BP) – Asa Surabaya Samator meraih kemenangan pertama dalam final four Proliga 2025 sempat terbuka saat melawan Palembang Bank Sumsel Babel, Kamis (24/4). Samator unggul dalam pertarungan ketat di set pertama hingga 37-35. Sayangnya, performa tersebut tidak bisa dipertahankan di tiga set berikutnya. Samator akhirnya harus menelan kekalahan 1-3 (37-35, 15-25, 15-25, 20-25).
Itu jadi kekalahan ketiga dari tiga laga di final four Proliga. “Saya kira ini soal mental yang drop. Set kedua menurun jauh dibanding set pertama,” kata Manajer Surabaya Samator, Hadi Sampurno.
Kapten tim Samator Rama Fazza Fauzan juga heran mengapa timnya tidak bisa memberi perlawanan sejak set kedua. “Set-set berikutnya komunikasi di antara teman-teman di lapangan memang sulit. Saya juga bingung,” beber Rama yang mencetak poin tertinggi (20 poin) di antara rekan setimnya.
Di sisi lain, sebaran poin di Bank Sumsel Babel lebih bervariasi. Bukan hanya terpusat pada 1-2 pemain, tetapi ada empat pemain yang berhasil mencetak poin lebih dari dua digit. Bradley Gunter jadi top scorer dengan 23 poin, kemudian Marko Sedlacek dengan 18 poin. Sementara Cep Indra berhasil mencetak 12 poin. Poin yang cukup banyak untuk middle blocker.
Dalam laga selanjutnya, Samator menghadapi Jakarta Bhayangkara Presisi pada Minggu (27/4). Sementara Bank Sumsel Babel meladeni Jakarta LavAni Livin Transmedia sehari sebelumnya (26/4). (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO