Buka konten ini
LINGGA (BP) – Ponton Pelabuhan di Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga dalam kondisi miring. Hal ini mengakibatkan akses di Pelabuhan Senayang terganggu karena biasanya masyarakat melakukan aktivitas bongkar muat barang dan penumpang di ponton tersebut.
Unit Pelayanan Pelabuhan (UPP) Kecamatan Senayang, Azwar membenarkan terkait miringnya ponton pelabuhan Senayang ini.
”Iya benar, sudah satu minggu ke belakang ponton pelabuhan di Senayang tidak bisa digunakan karena dalam kondisi miring,” ungkap Azwar saat dikonfirmasi Batam Pos, Senin (21/4).
Azwar mengatakan, untuk sementara aktivitas bongkar muat barang maupun penumpang dialihkan untuk menghindari hal-hal yang tidak di-inginkan.
”Karena kondisi ponton tidak memungkinkan, sementara aktivitas bongkar muat kita alihkan ke pelabuhan beton utama. Jika kita paksakan tetap menggunakan ponton, dengan kondisi yang miring dikhawatirkan keselamatan penumpang menjadi terancam,” ujar Azwar
Selanjutnya, UPP Senayang menyampaikan bahwa ponton Pelabuhan Senayang tersebut adalah aset milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang diperuntukkan bagi masyarakat Kecamatan Senayang untuk beraktivitas.
”Kami berharap dari pemerintah Kabupaten Lingga agar dapat melaporkan kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk segera melakukan perbaikan terhadap ponton tersebut. Karena untuk kepemilikan ponton ini merupakan aset Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau,” tutup Azwar. (*)
Reporter : VATAWARI
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI