Buka konten ini






Sejumlah peristiwa mewarnai dinamika Kota Batam dalam sepekan terakhir. Sorotan tertuju pada persoalan infrastruktur jalan yang memburuk, arus balik pasca-Lebaran, hingga kembalinya para pekerja migran dari luar negeri.
BATAM (BP) – Kerusakan jalan menjadi keluhan utama warga di sejumlah titik. Di Jalan Raja Haji Ali Kelana, Batamkota, kondisi jalan yang berlubang dan rusak parah membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas. Hal serupa terjadi di kawasan Simpang Cikitsu, di mana permukaan jalan yang mengelupas dan berongga membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua. Di tengah meningkatnya mobilitas pascalibur panjang, kondisi ini dinilai sangat meresahkan.
Sementara itu, Kamis (10/4), kepadatan mulai terlihat di kawasan permukiman padat Ruli Baloi Kolam. Kawasan ini terus tumbuh secara sporadis tanpa dukungan infrastruktur yang memadai. Di waktu yang hampir bersamaan, puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) tiba di Pelabuhan Internasional Batam Center setelah dipulangkan dari Malaysia. Kepulangan mereka menambah dinamika sosial di Batam yang kerap menjadi pintu gerbang transit bagi para pekerja migran.
Pada Jumat (11/4), kemacetan sempat terjadi di kawasan Batam Center akibat padamnya lampu lalu lintas di Jalan Laksamana Madani. Arus kendaraan menuju Jalan Fisabilillah terpaksa dialihkan, menyebabkan antrean panjang di jam-jam sibuk. Kondisi ini semakin menyoroti pentingnya pemeliharaan fasilitas lalu lintas di kota yang semakin padat aktivitasnya.
Senin (7/4) menjadi puncak arus balik Lebaran di Bandara Internasional Hang Nadim. Ribuan penumpang memadati pintu kedatangan setelah mengakhiri libur panjang. Hari itu juga tercatat sebagai akhir dari cuti bersama nasional, membuat sejumlah penerbangan tiba secara beruntun dan menguji kesiapan layanan bandara.
Di tengah lalu-lalang manusia dan hiruk-pikuk lalu lintas, geliat ekonomi pun mulai terasa. Di pusat perbelanjaan Mega Mall Batamcenter, seorang karyawan toko emas Banda Baru tampak sibuk menyusun deretan perhiasan emas yang siap ditawarkan kepada konsumen. Tanda-tanda pemulihan ekonomi pascalibur mulai terlihat, meski masih dibayangi berbagai persoalan mendasar kota. (*)
Reporter : fiska juanda
Editor : Mohammad TAHANG