Buka konten ini
GAZA (BP) – Serangan udara yang dilancarkan Israel makin menggila di Gaza, Palestina. Di saat yang sama, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengumumkan bahwa negara itu akan memperluas operasi militernya.
Dilansir dari The Guardian, Katz menyatakan pihaknya berencana merebut wilayah gaza lebih luas lagi. Wilayah itu akan ditambahkan ke zona keamanan Israel.
Dalam sebuah unggahan di media sosial, Katz juga mengatakan, perluasan serangan akan meningkatkan tekanan tidak hanya pada Hamas tetapi juga pada penduduk Gaza.
Selain itu, IDF juga telah mengerahkan divisi tambahan ke Gaza dan mengeluarkan perintah evakuasi besar-besaran kepada warga sipil di wilayah selatan Jalur Gaza.
Sementara itu, serangan yang terus dilancarkan zionis Israel ke tanah Gaza terus memakan korban jiwa.
Sumber medis yang berada di Gaza mengungkapkan, sedikitnya 21 warga Palestina tewas sejak Israel kembali melanjutkan agresi pasca gencatan senjata.
Tak hanya itu, operasi keamanan Israel juga terus berlanjut di Tepi Barat yang diduduki, dengan beberapa warga Palestina dilaporkan ditangkap oleh pasukan Israel di berbagai wilayah seperti Nablus, Hebron, Tulkarm, dan Nour Shams.
Di tengah eskalasi ini, Forum Keluarga Sandera mengkritik keras pengumuman Katz tentang perluasan perang dan mempertanyakan prioritas pemerintah Israel dalam operasi tersebut. Kelompok ini menuduh bahwa pemerintah Israel lebih fokus pada upaya merebut wilayah Gaza ketimbang upaya penyelamatan para sandera. Hamas diyakini masih menahan 59 warga Israel, meskipun tidak semua diperkirakan masih hidup.
Forum Keluarga Sandera mendesak pemerintah Israel untuk menjelaskan bagaimana operasi ini akan mendukung pembebasan para sandera, tanpa membahayakan keselamatan mereka lebih lanjut. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : MUHAMMAD NUR