Buka konten ini
Perpaduan warna hitam, putih, dan silver masih digemari perempuan. Warna-warna monokrom pada fashion tak ketinggalan zaman.
Pada koleksi Nocturne Edge, ketiga warna masih dimainkan dengan gaya modern, edgy, dan elegan. Koleksi tersebut sengaja menekankan gaya edgy pada perempuan.
Trio desainer Chitra Koeswadi, Margenie Winarti, dan Yohana Yulia Tantra, membuat koleksi khusus untuk para perempuan usia produktif. Mulai dari perempuan dewasa muda hingga para ibu-ibu.
“Kita buktikan kalau ibu-ibu pun bisa bergaya edgy,” ucap Margenie.
Desain yang dibawakan, tambah Chitra, diharapkan bisa meningkatkan rasa percaya diri dan kesan awet muda bagi para penggunanya.
“Jadi kalau ibu-ibu dirasa udah ga usah dandan gaya ini itu. Nah kita mau buktikan itu salah ya,” imbuh dia.
Margenie menuturkan, gaya edgy yang disuguhkan juga tak harus aneh-aneh. Desain yang dibuat tetap bisa dipakai untuk kegiatan sehari-hari. Mulai dari menghadiri pertemuan formal, hingga menemani kegiatan anak.
“Tergantung styling dan mix and match seperti apa,” sahut Yohana.
Pada koleksi perdana brand Ghila tersebut, blouse, kemeja, hingga blazer diutak-atik agar tak terkesan kaku. Tanpa memainkan corak tertentu, mereka mantap hanya menggunakan kain polos.
Sedangkan aksen pada pakaian, dimainkan lewat detail-detail kecil. Seperti permainan tali, penggunaan sabuk, desain belt yang ditiru di bagian leher atau pinggang.
Ketiganya juga menggunakan cutting yang berani hingga tumpukan layer kain menonjolkan aksen yang berbeda satu dan lainnya. Untuk desain atasan, potongan ketat lebih banyak ditonjolkan. Sedangkan untuk celana, mereka memainkan gaya loose dan jatuh untuk menambah kesan elegan.
“Kita buat semua handmade jadi detail ini diperhatikan banget,” jelas Margenie.
Dia menuturkan, kemeja yang diluncurkan bukan hanya bagi para perempuan. Tetapi juga untuk laki-laki. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : MUHAMMAD NUR