Buka konten ini
Liverpool sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Everton dalam lanjutan Premier League yang berlangsung di Anfield pada Rabu (2/4) malam waktu setempat di Anfield. Arne Slot memuji kerja keras timnya dalam laga sengit ini. Ia juga berhasil raih 3 poin setelah drama 2-2 pada pertemuan sebelumnya di Goodison Park.
”Apa yang saya sukai jauh lebih banyak hari ini daripada yang saya lakukan di Goodison Park,” kata Slot.
Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Diogo Jota pada menit ke-57 lewat aksi individu yang memukau. Dengan kelincahan dan tekniknya, ia mengecoh pertahanan lawan sebelum melepaskan tembakan rendah yang tak mampu dihalau Jordan Pickford.
Di sisi lain, pelatih asal Belanda itu juga memberikan pujian kepada Curtis Jones yang bermain di posisi bek kanan. Absennya tiga bek kanan yaitu Trent Alexander-Arnold, Conor Bradley, dan Joe Gomez membuat Liverpool harus mencari solusi lain.
Ia mengungkapkan bahwa keputusan itu bukan dibuat secara mendadak, melainkan sudah dipertimbangkan sejak lama. Curtis Jones dinilai memiliki kreativitas yang dibutuhkan untuk mengisi posisi bek kanan.
”Ini bukan sesuatu yang muncul minggu lalu. Ini adalah sesuatu yang telah saya pikirkan dan kami pikirkan untuk waktu yang lebih lama. Pada paruh pertama musim sudah ada saat-saat dimana saya membicarakan hal ini dengannya bahwa saya pikir dia mampu melakukan ini (menjadi bek kanan),” ucap Slot.
”Saya tahu bahwa dia bisa membantu dengan kreativitasnya dalam posisi ini. Karena itulah yang diperlukan bila Trent tidak bermain mengisi posisi tersebut,” tambahnya.
Meskipun bukan posisi alaminya, Jones tampil solid baik dalam bertahan maupun menyerang. Slot mengapresiasi kontribusinya dalam laga ini dan menyebutnya sebagai opsi tambahan yang berharga di tengah krisis bek kanan.
”Dia bertahan dengan sangat baik. senang memiliki opsi tambahan di posisi itu (bek kanan) setelah tiga opsi sebelumnya mengalami cedera,” pungkasnya.
Sementara itu, ketika ditanya bagaimana pendapat Curtis Jones yang dimainkan sebagai bek kanan, ia tidak mempermasalahkannya asalkan bisa terus bermain dan membantu tim.
”Saya hanya ingin pergi dan bermain dan membantu tim sebanyak yang saya bisa,” ujar Curtis.
”Seperti yang saya katakan, tentu saja saya ingin bermain di posisi delapan atau sepuluh atau bahkan enam. Tetapi ada pemain di sana yang melakukan pekerjaan fantastis jadi saya hanya harus menunggu kesempatan Pada akhirnya itu adalah pilihan manajer dan stafnya, dan dia tahu apa yang dia pikir terbaik untuk tim. Saya menghormati itu dan saya selalu menunggu sampai dia membutuhkan saya,” sebut Curtis kembali.
Menurut Curtis, apapun yang diperintahkan oleh tim pelatih adalah tanggung jawab pemain yang harus dijalankan.
”Itu hanya salah satu dari hal yang saya katakan sepanjang waktu. Pada akhirnya, saya seorang pesepakbola,” tegasnya.
”Itu bagian dari permainan, dia telah mempercayai saya di sana jadi saya harus melakukannya,” tutupnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : MUHAMMAD NUR