Buka konten ini
SEKUPANG (BP) – Empat remaja dilaporkan tersesat di Hutan Telaga Biru, Tiban, Sekupang, Kota Batam, Kamis (3/4) malam. Beruntung, mereka berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah tim gabungan melakukan pencarian selama kurang lebih dua jam.
Informasi awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Batam pada pukul 19.20 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Batam langsung mengerahkan lima personel ke lokasi kejadian sesuai instruksi Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli.
Kepala Pos Basarnas Batam, Dedius, mengatakan bahwa proses pencarian melibatkan siner-gi dari berbagai pihak, termasuk Ditpolairud Polda Kepri, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, serta warga sekitar.
”Begitu menerima informasi adanya empat remaja yang tersesat di kawasan Telaga Biru, kami langsung bergerak cepat. Tim membawa sejumlah peralatan pendukung, seperti GPS, senter, dan peralatan medis,” ujar Dedius.
Keempat remaja yang tersesat diketahui tengah bermain di sekitar area air terjun sebelum akhirnya kehilangan arah dan tidak dapat menemukan jalan keluar dari hutan. Mereka adalah Reyhandsyah Gunawan, 18, warga Bengkong Palapa; Arif Rahman Hakim, 17, warga Sei Nayon; Rama Saputra, 17, warga Sei Nayon; dan Muhammad Fahrin, 17, warga Bengkong Abadi.
”Sekitar pukul 21.20 WIB, seluruh korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Mereka langsung kami evakuasi dan diberikan pertolongan pertama,” jelas Dedius.
Ia menambahkan bahwa pencarian berlangsung cukup menantang karena medan yang gelap dan terjal. Namun, berkat koordinasi yang baik antartim serta bantuan warga setempat, operasi SAR dapat diselesaikan dengan cepat dan lancar.
Setelah proses evakuasi, keempat remaja tersebut dipastikan dalam kondisi sehat dan telah kembali ke rumah masing-masing.
Basarnas mengimbau masyarakat, terutama anak muda, agar lebih berhati-hati dan mempertimbangkan faktor keselamatan saat beraktivitas di alam terbuka. Selain itu, disarankan untuk selalu memberi tahu lokasi keberadaan mereka kepada keluarga atau teman terdekat guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK