Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Saat ini, ban tubeless atau ban tanpa bagian dalam hadir di banyak kendaraan baru, salah satunya adalah mobil. Ban tubeless sendiri lebih praktis penggunaannya dibandingkan dengan ban tube-type yang masih membutuhkan ban dalam.
Selain itu, ban tubeless juga lebih kuat. Konstruksinya yang berbeda dengan ban tube-type membuat ban tubeless masih bisa jalan walaupun dalam kondisi bocor atau tanpa angin.
Sehingga dalam keadaan darurat, ban masih bisa diajak jalan sebentar sembari mencari tempat perbaikan untuk kemudian ditambal. Namun untuk tambalannya, ternyata ada batas maksimalnya.
Namun pada sebuah ban mobil, berapakah maksimal tambalan yang diperbolehkan? Melansir laman Hyundai Mobil, umumnya, empat adalah maksimal tambalan yang bisa dimiliki oleh sebuah ban mobil.
Jika lebih? Sebenarnya masih boleh saja, namun performa serta integritas (kekuatan) dari ban sering menjadi pertimbangan utama.
Selain integritas, potensi terjadinya bocor halus juga semakin besar. Jika terlalu banyak tambalan, ban mungkin akan lebih cepat kempis.
Jumlah tambalan bukan hanya masalah satu-satunya, jarak serta ukuran tambalan juga harus diperhatikan. Bila ada dua tambalan atau lebih yang berdekatan, hal ini berpotensi bahaya untuk ban karena kekuatannya berkurang.
Lubang yang terlalu besar juga belum tentu bisa ditambal. Malah bila terlalu besar, jaringan kawat dari ban bisa mengalami kerusakan dan merusak struktur ban.
Bila ban pada mobil kesayangan Anda memiliki jumlah tambalan berlebih, ada lubang besar, atau bahkan sobek, maka sebaiknya segera diganti dengan ban baru. Ban baru akan memberikan performa dan daya tahan maksimal, serta menghindari resiko pecah ban di perjalanan, apalagi kalau berencana mudik. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : FISKA JUANDA